PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Ponorogo melakukan Inspeksi mendadak ( Sidak) di Sekolah Dasar Muhammadiyah Terpadu (SDMT) Ponorogo, Selasa ( 30/9).
Sidak Dewan terkait penolakan pasokan Makanan Bergizi Gratis (MBG) oleh SDMT.
Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Riyanto, mengakui alasan penolakan yang terjadi disebabkan keterlambatan pengiriman yang dianggap fatal oleh pihak SDMT.
” Ini yang tadi kita bicarakan, kita fasilitasi akan dari pihak sekolah dan pihak dapur yang juga dikelola tim koordinator wilayah juga ada, tentunya akan segera ada solusi. Tapi sementara ini memang dari pihak sekolahan keberatan karena hadirnya tidak tepat waktu, sampai jam dua, jam setengah tiga tentunya anak-anak akan jadi problem.” katanya, Selasa (30/9).
Meskipun begitu, pihaknya memastikan bahwa program MBG akan tetap bisa masuk kembali ke satuan pendidikan tersebut.
” Jelas karena ini program pemerintah harus didukung tentunya tadi pihak sekolahan juga memberikan sinyal dari awal SDMT tidak menolak program MBG. Cuma, dengan kejadian kemarin yang molornya pengiriman itu kan menjadi problem. Tentang hari kapannya akan dimulai kembali di SDMT ini belum bisa difinalkan karena akan masih berembuk dengan para tim pengelola yang ada di dapur Tonatan.” jelas Riyanto.
Atas kejadian ini juga, DPRD Ponorogo menekankan koordinator wilayah untuk memberikan himbauan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
” Tadi saya sampaikan kepada Korwil ini sebagai contoh nyata yang ada di SDMT, agar Korwil itu nanti akan memberikan himbauan kepada seluruh dapur yang ada di Kabupaten Ponorogo jangan sampai itu terjadi, jangan sampai itu terulang atau bahkan kejadian-kejadian yang lebih tragis.” pungkas Ketua Komisi D DPRD Ponorogo.








