MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Seorang kuli bangunan, SPR (45), warga Desa Ngunut Kecamatan Parang tewas tertimbun material tanah galian proyek pembangunan rumah tetangganya, Rabu ( 9/4).
Korban yang bekerja bersama 2 rekannya tidak dapat menghindar ketika timbunan tanah galian pondasi rumah longsor menimpanya. Sedangkan 2 temannya selamat karena dapat lari.
” Korban bekerja di rumahnya pak Suparmin, korban Suparni itu bersama saksi saudara Suyut dan Sardi. Pada saat menggali podasi tersebut kemudian tiba-tiba talud itu longsor, kemudian roboh mepet ke dinding kemudian korban Suparni terjepit longsoran talud tersebut dan ditemukan meninggal dunia. ” kata Kanit Reskrim Polsek Parang, Aiptu Wagimin, Rabu (9/4).
Hasil penyelidikan Polisi, penyebab ambrolnya tanah tebing karena faktor cuaca yang membuat kultur tanah lembek dan rawan longsor.
” Karena namanya di kampung di sini itu ya budayanya seperti itu, jadi tidak ada pengaman yang khusus itu tidak ada. Penyebabnya ya karena itu ada di tebing, yang digali itu di tebing sehingga tanahnya juga habis hujan lembek kemudian terperosok ke bawah,” jelas Aiptu Wagimin.
Atas peristiwa itu, keluarga korban mengaku ikhlas serta tidak memperpanjang permasalahan.
” Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan luar kemudian karena keluarga sudah menerima sehingga tidak dilakukan otopsi dalam. Keluarga sekarang sudah ikhlas dan sudah membuat surat pernyataan dan sudah menerima bahwa itu adalah suatu musibah,” pungkas Kanit Reskrim Polsek Parang.
Penulis : Joko Nugroho








