Kuli Bangunan Di Magetan Tewas Tertimbun Galian Pondasi Rumah.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 9 April 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi Jenasah Korban.

Evakuasi Jenasah Korban.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Seorang kuli bangunan, SPR (45), warga Desa Ngunut Kecamatan Parang tewas tertimbun material tanah galian proyek pembangunan rumah tetangganya, Rabu ( 9/4).

Korban yang bekerja bersama 2 rekannya tidak dapat menghindar ketika timbunan tanah galian pondasi rumah longsor menimpanya. Sedangkan 2 temannya selamat karena dapat lari.

” Korban bekerja di rumahnya pak Suparmin, korban Suparni itu bersama saksi saudara Suyut dan Sardi. Pada saat menggali podasi tersebut kemudian tiba-tiba talud itu longsor, kemudian roboh mepet ke dinding kemudian korban Suparni terjepit longsoran talud tersebut dan ditemukan meninggal dunia. ” kata Kanit Reskrim Polsek Parang, Aiptu Wagimin, Rabu (9/4).

Baca Juga :  Pasar Murah Sembako Disperindag Magetan Diserbu Masyarakat.

Hasil penyelidikan Polisi, penyebab ambrolnya tanah tebing karena faktor cuaca yang membuat kultur tanah lembek dan rawan longsor.

” Karena namanya di kampung di sini itu ya budayanya seperti itu, jadi tidak ada pengaman yang khusus itu tidak ada. Penyebabnya ya karena itu ada di tebing, yang digali itu di tebing sehingga tanahnya juga habis hujan lembek kemudian terperosok ke bawah,” jelas Aiptu Wagimin.

Baca Juga :  Sejumlah Napi Rutan Magetan Dapat Remisi Bebas Tepat Dihari Kemerdekaan

Atas peristiwa itu, keluarga korban mengaku ikhlas serta tidak memperpanjang permasalahan.

” Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan luar kemudian karena keluarga sudah menerima sehingga tidak dilakukan otopsi dalam. Keluarga sekarang sudah ikhlas dan sudah membuat surat pernyataan dan sudah menerima bahwa itu adalah suatu musibah,” pungkas Kanit Reskrim Polsek Parang.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.
Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.
Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.
Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.
Pelajar SMK Di Magetan Diduga Bunuh Diri Loncat Jembatan Ngujur.
Bangunan SDN Bendo 2 Magetan Ambruk.
Lagi – Lagi, Magetan Kota Banjir!!
Jalur Mudik Cemorosewu – Sarangan Jadi Atensi Kapolres Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:49 WIB

Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.

Rabu, 22 April 2026 - 17:50 WIB

Pelajar SMK Di Magetan Diduga Bunuh Diri Loncat Jembatan Ngujur.

Senin, 13 April 2026 - 15:59 WIB

Bangunan SDN Bendo 2 Magetan Ambruk.

Minggu, 5 April 2026 - 09:38 WIB

Lagi – Lagi, Magetan Kota Banjir!!

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:44 WIB

Jalur Mudik Cemorosewu – Sarangan Jadi Atensi Kapolres Magetan.

Berita Terbaru

Kondisi TPA Milangasri Magetan

Politik & Pemerintahan

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:31 WIB

Komisioner KPAI RI, Dr. Diyah Puspitarini, M.Pd.

Pendidikan

KPAI Edukasi Maba UNESA Kampus 5 Magetan Bahaya Cyberbullying

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:16 WIB