Pelajar SMK Di Magetan Diduga Bunuh Diri Loncat Jembatan Ngujur.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP Jembatan Ngujur Desa Goranggareng Taji Kecamatan Nguntoronadi.

TKP Jembatan Ngujur Desa Goranggareng Taji Kecamatan Nguntoronadi.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Jembatan Ngujur penghubung Magetan – Madiun di Desa Gorang Gareng Taji Kecamatan Nguntoronadi dipenuhi warga, Rabu ( 22/4).

Kabarnya, ada siswa salah satu Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) warga Desa Kuwonharjo Kecamatan Takeran diduga mengakhiri hidupnya dengan cara terjun dari jembatan tersebut.

Dugaan ini berawal dari kecurigaan saksi Hariyanto (44) yang menemukan satu unit sepeda motor Yamaha MX King Nopol AE 3721 OW serta sepasang sandal di atas jembatan pada sejak Rabu (22/4) pagi.

Baca Juga :  Manuver Speedboat Sarangan Magetan Berakhir Tubrukan.

” Pada saat kendaraan dan sandal tersebut diketemukan, pemilik barang tersebut tidak ada di lokasi”, kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Nguntoronadi, AKP Mahfud Sidiq, Rabu (22/4).

Dari hasil penyelidikan diketahui kendaraan itu diketahui milik Jarno (44), warga Desa Kuwonharjo Kecamatan Takeran dan mengaku dibawa putranya Davin Andriano Mustaqin (19) sejak Selasa (21/4) malam.

” Menurut keterangan Jarno, bahwa Davin keluar dari rumah pada Selasa tanggal 21 April 2026 sekira jam 20:30 WIB, sampai sekarang belum pulang atau belum diketemukan keberadaannya”, ungkap AKP Mahfud Sidiq.

Baca Juga :  Akibat Kecapekan, Sekretaris PPS Di Magetan Meninggal Dunia.

Atas temuan itu dugaan awal, pelajar SMK Bendo itu melompat ke bengawan Madiun dari jembatan Ngujur.

” Dugaan sementara anak tersebut tercebur atau menceburkan diri kesungai bengawan Madiun Desa Goranggareng Kec Nguntoronadi”, pungkas Kapolsek Nguntoronadi.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban masih dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Penulis : joko nugroho

Berita Terkait

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.
Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.
Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.
Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.
DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.
Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.
Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.
Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:18 WIB

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Senin, 7 September 2026 - 07:05 WIB

Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:49 WIB

Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah saat tinjau lokasi kebakaran TPA Milangasri

Politik & Pemerintahan

Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:54 WIB

Pemeliharaan jalan Karas - Pelem oleh UPTD PUPR Magetan Wilayah 4 Barat

Politik & Pemerintahan

Warga Apresiasi Pemkab Magetan Perbaiki Jalan Rusak di Wilayah UPTD PUPR 4 Barat.

Senin, 14 Sep 2026 - 17:45 WIB

Sejumlah Kendaraan Masih Terlihat Di Kawasan Dilarang Parkir.

Pariwisata

Pengunjung Sarangan Keluhkan Kendaraan Parkir Sembarangan.

Senin, 14 Sep 2026 - 17:42 WIB