Jalur Mudik Cemorosewu – Sarangan Jadi Atensi Kapolres Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel Gelar Pasukan Operasional Kepolisian Terpusat Semeru 2026 Di Halaman Mapolres Magetan.

Apel Gelar Pasukan Operasional Kepolisian Terpusat Semeru 2026 Di Halaman Mapolres Magetan.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah serta mudik lebaran keamanan jalur penghubung Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dengan Kabupaten Magetan, Jawa Timur menjadi perhatian serius aparat keamanan, Jumat (13/3).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Magetan, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan bahwa cuaca ekstrem yang saat ini berlangsung menimbulkan kerawanan tinggi terhadap terjadinya bencana alam di sepanjang jalur.

” Perbatasan itu Tawangmangu dengan wilayah Plaosan itu sering terjadi longsor, untuk itu kami mendirikan pos pengamanan terpadu disana sehingga kita bisa memberikan pertolongan cepat.” katanya, Kamis (12/3).

Baca Juga :  Popularitas Tinggi, PKS Magetan Pantau Nanik Sumantri.

Selain itu Kepolisian juga memetakan sejumlah titik kerawanan baik itu lalu lintas maupun kejahatan di jalur artileri yang berada di sepanjang Maospati dan wilayah Kecamatan Barat.

” kita siagakan pos pengamanan pos pengamanan baik itu di Terminal Maospati, karena itu naik turunnya penumpang nanti di sana cukup tinggi kegiatan masyarakat, kita mendirikan pos pengamanan pos pelayanan di sana, kemudian di Stasiun Barat juga.” jelas AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar Hearing Dengan PKD Terkait BPJS Kesehatan

Secara global, Polres Magetan telah menyiapkan ratusan personil gabung dari berbagai stakeholder dan disebar kedalam enam Pos pengamanan (Pospam), Pos pelayanan (posyan) serta pos terpadu yang berada di titik-titik rawan.

” Pospam ada enam, dua pos pelayanan dan satu pos terpadu. Kurang lebih ada 800 personil yang kita siapkan.” pungkas Kapolres Magetan.

Penulis : joko nugroho

Berita Terkait

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.
Kepatuhan UU KIP dan UU Pers Pada Bagian Perekonomian Pemkab Magetan Dipertanyakan.
Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.
Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.
Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.
Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.
Berkas Perkara Dugaan Korupsi DPRD Magetan P-21, Suratno dkk Bakal Disidangkan di Pengadilan Tipikor.
Update Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, 55 Orang Masuk Objek Penyidikan, 34 Dewan Kembalikan Uang

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:05 WIB

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Rabu, 23 September 2026 - 17:11 WIB

Kepatuhan UU KIP dan UU Pers Pada Bagian Perekonomian Pemkab Magetan Dipertanyakan.

Selasa, 15 September 2026 - 23:18 WIB

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Senin, 7 September 2026 - 07:05 WIB

Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Berkas Perkara Dugaan Korupsi DPRD Magetan P-21, Suratno dkk Bakal Disidangkan di Pengadilan Tipikor.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Update Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, 55 Orang Masuk Objek Penyidikan, 34 Dewan Kembalikan Uang

Berita Terbaru

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB

Tim Disperkim Magetan Melakukan Kunjungan Lapangan Di Salah Satu RTLH.

Politik & Pemerintahan

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:40 WIB