MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Kasak – kusuk proyek pengadaan Mobil dinas (Mobdin) pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih memanas di kalangan masyarakat, Kamis (4/9).
Bahkan, aksi massa dari kalangan Mahasiswa membawa kekecewaan atas kebijakan Pemkab Magetan tersebut dalam unjuk rasa didepan Kantor DPRD Magetan, Senin, 1 September lalu.
Sumber yang dihimpun, Pemkab Magetan menyiapkan 2 pagu anggaran pada Bagian Umum Setdakab Magetan untuk pengadaan Mobdin, yakni Tahun anggaran 2024 dan 2025.
Tahun Anggaran 2024 tersedia Pagu Rp 4.950.000.000 untuk paket pekerjaan kendaraan dinas roda empat dengan spesifikasi kendaraan penumpang, kapasitas mesin dibawah 2000 CC.
Sedangkan Tahun Anggaran 2025, Pemkab Magetan kembali menyiapkan bujet Rp 11.031.629.950, pada Bagian Umum Setdakab Magetan dengan uraian pekerjaan kendaraan dinas pejabat, kendaraan operasional kantor/lapangan, kendaraan dinas roda empat, mobil dinas operasional, spesifikasi pekerjaan roda 4, minibus Innova / setara, kendaraan roda 4, mesin dibawah 2.000 CC.
Kepala Bagian Umum Setdakab Magetan Dicong Maleleh menjabarkan terkait pengadaan Mobdin mewah pejabat dari anggaran Tahun 2025 yang terserap kurang lebih Rp 3 Miliar untuk kendaraan dinas Bupati Magetan, Wabup Magetan serta 3 Forkopimda, sedangkan sisanya dialihkan kepada kebutuhan lain seperti Infrastruktur dalan lainya.
” Yang jelas mobil Wabup dan 3 forkopimda sudah realisasi, tinggal mobdin Bupati nanti PAK, yang lain digeser,” kata Dicong Maleleh, Kamis (4/9).
Dijelaskan Dicong, Harga Mobdin Wabup Magetan Rp 700 juta, Forkopimda masing – masing Rp 530 juta per unit, sedangkan untuk Bupati Magetan pada APBD- Perubahan mendatang disiapkan kurang lebih Rp 800 juta. ” Wabup Pajero harga 700 an, Forkopimda Innova Zenix harga 530 an, Bupati 800,” beber Kabag Umum Setdakab Magetan.
Sementara itu, anggaran Rp 4.950.000.000 Tahun 2024 yang seharusnya untuk pengadaan Mobdin Camat dikembalikan ke Kas Daerah karena tidak terserap. ” 2024 tidak ada pengadaan mobdin, itu mobdin camat, ke kasda,” ujar Dicong Maleleh.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekda Magetan Muhtar Wahid menjabarkan jika pengalihan sisa anggaran pengadaan Mobdin sejak bulan April – Mei tahun 2025 lalu.
” Pengadaan mobil tahun ini untuk bupati dan wabup dan 3 forkopimda, selebihnya pengadaan mobil dinas senilai 11, 29 milyard ditiadakan/diefisiensi dan dialihkan di perubahan penjabaran sejak bulan April – Mei tahun 2025 untuk pembangunan infrastruktur jalan, pertanian, RTLH, kesehatan dan yang lain,” bebernya.








