Kabar Relokasi Resahkan Pedagang Selatan Stadion Yosonegoro Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Pedagang Di Kawasan Selatan Stadion Yosonegoro Magetan.

Puluhan Pedagang Di Kawasan Selatan Stadion Yosonegoro Magetan.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Rencana relokasi pedagang di selatan Stadion Yosonegoro ke area Pasar Sayur Magetan membuat mereka kuatir masa depan perekonomiannya.

Salah satu pedagang makanan dan minuman (Mamin) mengaku cukup berat jika harus meninggalkan lokasi tersebut. Karena lokasi pasar sayur Magetan dinilai sudah cukup ramai dengan pedagang yang ada dan pengunjungnya tidak stabil seperti di Stadion Yosonegoro.

” Pengennya pedagang itu sebenarnya tidak mau pindah, pengennya bikin disini, ada yang jualan seperti ini atau warung-warung. Kan disini hitungannya dekat dengan stadion sama GOR,  pasti ada acara dan yang beli minuman dan sebagainya kan ada”, kata salah satu pedagang, Minggu (12/4).

Baca Juga :  PKB Rajai Perolehan Kursi DPRD Magetan.

Mereka merasa, keberadaan warung makanan dan minuman miliknya lebih bisa memberikan dampak positif terhadap perputaran perekonomian bila ditata dengan rapi, alih-alih menambah fasilitas joging yang dimungkinkan warga lebih memilih berolahraga di Gedung Olahraga (GOR) Ki Mageti maupun Stadion Yosonegoro Magetan.

” Harusnya disini itu ya harusnya ada lapaknya, diberi warung-warung. Tapi katanya kok tidak ada”, ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan diakui telah memberikan peringatan kepada para pedagang di lokasi tersebut untuk bersiap-siap pindah dalam waktu dekat ini. ” Bulan lima akhir katanya pas rapat itu, katanya bulan lima akhir harus dipindah”, ujarnya.

Baca Juga :  Dugaan Pembunuhan Sadis Kembali Terjadi Di Ponorogo.

Meskipun saat ini menempati tanah aset pemerintah secara cuma-cuma, pedagang diarea Stadion Yosonegoro Magetan mengakui sebelum terjadi kebakaran di area itu beberapa tahun yang lalu, juga membayar rutin.

” Sebelum kebakaran dulu ada tarikan satu harinya berapa gitu, terus sesudah kebakaran sampai sekarang tidak ada tarikan lagi”, pungkasnya.

Penulis : joko nugroho

Berita Terkait

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.
Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.
Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.
TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.
Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:40 WIB

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:31 WIB

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB