Ratusan Warga Magetan Berburu Kartu Kerja

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 22 April 2024 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Disnaker Magetan. (Joko Nugroho/Magetan)

Kantor Disnaker Magetan. (Joko Nugroho/Magetan)

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan mencatat, periode Januari – April 2024 jumlah pencari Kartu AK-1 atau Kartu Kuning mencapai ratusan orang, Senin (22/4).

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Terja Disnaker Magetan Lalu Satria Utama merinci, ada 329 orang memburu Kartu AK-1 rata- rata 20 orang perhari.

” Ada 329 Orang. Itu Januari sampai dengan tanggal 22 April 2024 ini. Setelah lebaran ini memang masih belum normal seperti hari biasanya tapi ya rata-rata dalam sehari setelah lebaran ini sekitar sepuluh orang dan sebelum lebaran bisa lebih, dalam sehari bisa 20, ” kata Lalu Satria, Senin (22/4).

Baca Juga :  Peringatan Hari Lansia Di Magetan.

Dari jumlah tersebut didominasi lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dan selebihnya Sarjana, Diploma, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

” Dari data kita yang terakhir ini didominasi oleh SLTA, SMA, SMK itu sebanyak 151 separuhnya, ada yang sarjana diploma terus SD SMP, ” jelas Lalu Satria Utama.

Baca Juga :  Prakiraan BMKG : Sepekan Kedepan Magetan Berawan.

Dijabarkan Lalu Satria, Kartu pencari kerja tersebut akan digunakan untuk mencari kerja baik lokal maupun luar negeri.

” Itu ada yang keluar negeri terus ada juga yang AKL (Antar Kerja Lokal) satu provinsi. Tapi yang khusus SD SMP itu mesti AKAN (Angkatan Kerja Antar Negara) antar negara jadi PMI ( pekerja migran Indonesia (PMI),” pungkas Kabid Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Terja Disnaker Magetan.

Berita Terkait

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.
Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.
Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.
Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.
Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.
DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.
Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.
Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:05 WIB

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Selasa, 15 September 2026 - 23:18 WIB

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Senin, 7 September 2026 - 07:05 WIB

Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Suratno bersama 5 Tersangka di Rutan Kelas IIB Magetan. (Ist)

Hukum & Kriminal

Korupsi Pokir DPRD Magetan Disidang 1 Oktober 2026.

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:10 WIB

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB