PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Sejumlah warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo terpaksa menambal mandiri wilayahnya yang merupakan jalan penghubung Ponorogo-Magetan, Selasa (16/9).
Salah satu Warga Desa Sukosari, Wahyudi (52), mengaku aksi ini bentuk keprihatinan warga dengan kondisi jalan diareanya yang banyak lubang yang membahayakan pengendara.
” Tujuannya untuk mengurangi angka kecelakaan di area ini, karena jalannya berlubang-lubang gini, belum ada perbaikan dari pemerintah daerah. Ini pun dana pribadi. Kasian lihat orang bawa anak kecil berboncengan terus jatuh,” katanya, Selasa (16/9).
Selain menyebabkan kecelakaan, kondisi jalan kerap merusak kendaraan yang tidak sengaja rodanya masuk lubang.
” Karena jalan berlubang bisa terjadi kecelakaan. Intinya kalau lubang yang dalam-dalam itu, kendaraan kalau lewat ke lubang itu bisa langsung kempes. Kasian kan orang luar kota. Sementara kan di situ jauh bengkel, jauh ke rumah, kan ya kebingungan,” ungkap Wahyudi.
Warga harus mendatangkan kuranglebih satu dump pasir serta belasan karung semen untuk menambal lubang-lubang tersebut.
” Kalau ada yang rusak ya diperbarui kembali, begitu. Kalau kemarin habisnya sudah hampir dua belas karung semen, kalau pasirnya kemarin sudah habis satu truk,” ujarnya.
Warga berharap ada perhatian serius dari pemerintah agar tidak timbul korban jiwa akibat kondisi jalan yang penuh lubang tersebut.
” Semoga pemerintah ada perhatian untuk perbaikan jalan ini, biar nggak lubang-lubang ini gimana. Misalnya kalau jalan ini strukturnya enak, otomatis kan warga yang lewat merasa nyaman,keselamatan ya lebih terjamin,” pungkas warga Desa Sukosari.








