NGAWI, JATIMNESIA.COM – Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menemukan 6 warga positif mengidap penyakit Leptospirosis, Jumat, 8 Mei 2026.
Data Dinkes Kabupaten Ngawi menyebut, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira itu menjangkiti warga di wilayah Ngrambe, Sine, Tambakboyo, Mantingan serta Kecamatan Karanganyar.
“ Semuanya di diagnosis positif “, kata Pengelola Program Zoonosis bidang P2P Dinkes Ngawi Anang Ristanto, Kamis (7/5).
Dinkes Ngawi menerjunkan petugas ke Puskesmas setempat untuk melakukan penyelidikan guna mengetahui pengidap melakukan aktivitas apa dan dimana, sebab penyebarannya lewat perantara urine tikus.
“ Saat penyelidikan itu kita beri sosialisasi tentang penyakit, karena belum semua warga ada yang tahu”, kata Anang Ristanto.
Dijelaskan Anang, masyarakat yang mengalami gejala demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, nyeri otot betis, hingga mata yang menguning segera berobat ke Fasilitas kesehatan terdekat.
Warga dihimbau menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya area peternakan mulai menjaga kebersihan kandang, hingga membalut luka pada kulit untuk mencegah resiko kaki saat terjun ke areal persawahan bagi petani.
“ Jadi andaikan ada bakteri tidak sampai masuk ke dalam tubuh “, pintanya.
Penulis : septian bayu








