Polisi Ngawi Bongkar “Drama” Pelaku Nyaru Saksi Pembunuhan.

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARP Terduga Pelaku Pembunuhan AK Di Warung Angkringan.

ARP Terduga Pelaku Pembunuhan AK Di Warung Angkringan.

NGAWI, JATIMNESIA.COM –  Drama yang dimainkan ARP alias G (25), warga Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi terduga pelaku pembunuhan AK, di warung angkringan masuk Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi akhirnya terbongkar, Sabtu (30/8).

Sebelumnya ARP sempat menjadi saksi kejadian atas peristiwa berdarah tersebut, bahkan diwawancarai oleh sejumlah media massa yang liputan di Tempat Kejadian Perkara, Kamis (28/8).

Dari bukti – bukti temuan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyidik memperdalam keterangan ARP, hasilnya saksi merupakan terduga pelaku penusukan korban AK, karena tersulut emosi.

Baca Juga :  Satpol PP dan Damkar Magetan Endus Peredaran Rokok Ilegal Sistem Online.

Kepada penyidik, terduga pelaku ARP melakukan penusukan sebanyak dua kali menggunakan pisau dapur kepada korban AK. Tusukan pertama mengenai dada sebelah kiri hingga menembus paru-paru, yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi.

” Berdasarkan penyelidikan Satreskrim dan pemeriksaan para saksi serta olah TKP, maka kasus tindak pidana pembunuhan ini dapat diungkap, pelaku bernama ARP alias G, (25) dengan alamat Ds. Gemarang Kec. Kedunggalar Kab. Ngawi yang tak lain adalah teman korban.” kata Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, Jumat ( 29/8).

Baca Juga :  Polresta Madiun Bongkar Praktik Esek - Esek Online.

Kapolres Ngawi memastikan terduga pelaku pembunuhan ARP telah diamankan di Mapolres Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

” Pelaku sudah kami amankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas AKBP Charles Pandapotan Tampubolon.

Berita Terkait

Kepatuhan UU KIP dan UU Pers Pada Bagian Perekonomian Pemkab Magetan Dipertanyakan.
Karnaval HUT RI Ke-81 Desa Tambakromo, Geneng, Ngawi, Meriah.
Berkas Perkara Dugaan Korupsi DPRD Magetan P-21, Suratno dkk Bakal Disidangkan di Pengadilan Tipikor.
Update Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, 55 Orang Masuk Objek Penyidikan, 34 Dewan Kembalikan Uang
Kejari Terbitkan Surat Sita, Anggota DPRD Ponorogo Kembalikan Uang Tunjangan Perumahan.
Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Kejaksaan Sita Uang Tunai Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi.
Ratusan Warga Ponorogo Datangi Tipikor Surabaya Mohon Sugiri Sancoko Dibebaskan.
Tak Kunjung Bayar Hutang 70 Juta, Puluhan Warga Desa Soco Kabupaten Magetan Geruduk Rumah Warga.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:11 WIB

Kepatuhan UU KIP dan UU Pers Pada Bagian Perekonomian Pemkab Magetan Dipertanyakan.

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Karnaval HUT RI Ke-81 Desa Tambakromo, Geneng, Ngawi, Meriah.

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Berkas Perkara Dugaan Korupsi DPRD Magetan P-21, Suratno dkk Bakal Disidangkan di Pengadilan Tipikor.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Update Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, 55 Orang Masuk Objek Penyidikan, 34 Dewan Kembalikan Uang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Kejari Terbitkan Surat Sita, Anggota DPRD Ponorogo Kembalikan Uang Tunjangan Perumahan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Kejaksaan Sita Uang Tunai Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Ratusan Warga Ponorogo Datangi Tipikor Surabaya Mohon Sugiri Sancoko Dibebaskan.

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Tak Kunjung Bayar Hutang 70 Juta, Puluhan Warga Desa Soco Kabupaten Magetan Geruduk Rumah Warga.

Berita Terbaru

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB

Tim Disperkim Magetan Melakukan Kunjungan Lapangan Di Salah Satu RTLH.

Politik & Pemerintahan

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:40 WIB