Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Tim Dinkes Kabupaten Ngawi bersama Stakeholder bahas Kesehatan Ibu dan Anak

Pertemuan Tim Dinkes Kabupaten Ngawi bersama Stakeholder bahas Kesehatan Ibu dan Anak

NGAWI, JATIMNESIA.COM – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Ngawi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) komitmen menjamin keselamatan ibu dan bayi, Minggu, 3 Mei 2026.

Melalui sinergitas lintas sektor, Dinkes Kabupaten Ngawi mengundang perwakilan Puskesmas, Ketua IBI, Bappeda, petugas DP3AKB dan Ketua TP-PKK Kecamatan, Pemkab Ngawi melaksanakan Analisa Situasi Kesehatan Ibu dan Anak, Peran PKK dalam Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak, Peningkatan Program Keluarga Berencana (KB) dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dan Bayi.

Kepala Dinkes Ngawi, dr Heri Nurfahrudin, melalui Kepala bidang Kesehatan masyarakat (Kesmas) Dinkes Ngawi, drg Retno Dewi Sulistiorini, mengatakan upaya menurunkan kematian ibu dan bayi efektif jika ada peran serta semua pihak, termasuk inovasi dari pemerintah daerah. “ Tujuan kegiatan melalui sinergitas ini sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Ngawi, “ ujarnya, Kamis (30/4).

Baca Juga :  Website DPRD Magetan Diganti Logo Garuda Biru.

Dipaparkan, meski berangsur turun kasus Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara anggota ASEAN lainnya.

Sedikitnya terdapat 20.000 ibu yang meninggal setiap tahunnya akibat komplikasi kehamilan atau persalinan yang belum sepenuhnya dapat ditangani.

Sedangkan, kasus AKI di Propinsi Jawa Timur tahun 2025 mencapai target AKI RPJMD Jatim dan Nasional, yakni sebesar 68,53/ 100.000 kelahiran hidup.

Baca Juga :  Wabah PMK Magetan : 343 Sapi Terpapar, 42 Mati, 4 potong Paksa.

“ Capaian AKI Kabupaten Ngawi Tahun 2025 yakni 41,49/100.000 kelahiran hidup berhasil mencapai dibawah target Nasional maupun Target RPJMD Jawa Timur. Namun perlu  terus dilakukan upaya penurunan AKI dengan menguatkan peran lintas sektor dan stakeholder, “ tambah drg Retno Dewi Sulistiorini.

Melalui pertemuan tersebut, diharapkan pihak terkait dapat selaras menyatukan program, seperti Bappeda terkait kesediaan anggaran daerah, DP3AKB terkait kebijakan untuk pendataan sasaran dan penggunaan KB kepada sasaran beresiko.

“ Begitupun IBI, Puskesmas dan PLKB di wilayah perlu bergerak bersama dalam mencapai tujuan kesehatan perempuan dan pencegahan kematian ibu bayi di Indonesia, “ harapnya. (septian bayu/adv).

Penulis : septian bayu

Berita Terkait

Kisah Pilu Warga Ponorogo, Anak Meninggal Karena TBC, Sisakan Biaya Pengobatan Jutaan Rupiah.
Karnaval HUT RI Ke-81 Desa Tambakromo, Geneng, Ngawi, Meriah.
Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.
Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.
HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya
Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.
Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Karnaval HUT RI Ke-81 Desa Tambakromo, Geneng, Ngawi, Meriah.

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:03 WIB

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:32 WIB

Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:19 WIB

HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:09 WIB

Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.

Berita Terbaru

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB

Tim Disperkim Magetan Melakukan Kunjungan Lapangan Di Salah Satu RTLH.

Politik & Pemerintahan

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:40 WIB