RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter spesialis paru RSUD Sayidiman Magetan, dr. Achmad Syamsufandi Rozi. (Ist)

Dokter spesialis paru RSUD Sayidiman Magetan, dr. Achmad Syamsufandi Rozi. (Ist)

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidiman Magetan mendatangkan alat medis Bronkoskopi yang berfungsi mendeteksi segala macam penyakit tumor, paru-paru serta kanker, Rabu (11/3).

Cara kerja alat itu berupa selang tipis yang dilengkapi dengan kamera, sehingga pemanfaatannya juga bisa digunakan oleh sepesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) serta spesialis anastesis.

” Alatnya berupa selang tipis dilengkapi kamera yang masuk ke saluran napas. Dari sana, kita bisa melihat langsung kondisi saluran napas besar, apakah ada kelainan atau tumor.” kata Dokter spesialis paru RSUD Sayidiman Magetan, dr. Achmad Syamsufandi Rozi.

Baca Juga :  Pjs Bupati Blitar Dampingi Kunker Mendes- PDT Yandri Susanto

Alat ini dilengkapi dengan fitur yang mampu mengambil sampel sel sehingga apabila ditemukan potensi penyakit tumor maka petugas bisa langsung mengambil tindakan lebih lanjut.

” Sampel tersebut kemudian dikirim ke bagian Patologi Anatomi yang juga sudah tersedia di sini. Tindakan ini termasuk operasi kecil karena hanya membutuhkan anastesi lokal, jadi pasien tetap sadar namun area tindakan mati rasa,” ujar dr. Achmad Syamsufandi Rozi.

Baca Juga :  RSUD dr Darsono Pacitan Bangun Gedung Rawat Jalan.

Keberadaan alat Bronkoskopi memastikan RSUD dr. Sayidiman Magetan tidak perlu lagi merujuk pasien ke fasilitas kesehatan luar daerah apabila terindikasi penyakit tumor di tubuh pasien.

” Dulu kalau ada identifikasi tumor paru, kami rujuk ke Solo. Sekarang sudah bisa ditangani di Magetan. Kami mengimbau masyarakat yang mengalami batuk lama dan setelah dicek bukan TBC, untuk segera melakukan pemeriksaan Bronkoskopi agar diagnosisnya jelas,” pungkas Dokter spesialis paru RSUD Sayidiman Magetan.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.
Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Kantor Bakesbangpol Ngawi

NGAWI

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Rabu, 24 Jun 2026 - 16:03 WIB

Pengelola Program Zoonosis Dinkes Ngawi, Anang Ristanto.

Kesehatan

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:48 WIB

 Kasi Intelijen Kejari Magetan Moh. Andy Sofyan.

Hukum & Kriminal

Kejaksaan Perpanjang Penahanan Ketua DPRD Magetan Non Aktif Suratno.

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:49 WIB

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro.

Politik & Pemerintahan

Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:05 WIB