Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Memeriksa Mamin Disalah Satu Toko Kelontong di Magetan.

Petugas Memeriksa Mamin Disalah Satu Toko Kelontong di Magetan.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM
Ratusan produk makanan kemasan tak layak konsumsi ditemukan beredar bebas di wilayah Kabupaten Magetan, Minggu (15/3).

Temuan ini merupakan hasil dari Inspeksi mendadak (Sidak) makanan dan minuman (Mamin) kemasan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan hingga periode Kamis, 12 Maret 2026.

” Itu di masing-masing Puskesmas itu disampling lima toko, jadi sudah ada sekitar 105 toko. Ada temuan sekitar 396 sampel, jadi yang temuannya itu ada yang makanannya sudah kadaluarsa, ada yang izinya tidak ada atau yang ada expired-nya itu tidak dicantumkan. Rata-rata itu yang masa kadaluwarsanya, tidak dicantumkan atau ada datanya tapi tidak dicentang”, kata Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Magetan, Almizan Marwan, Minggu (15/3).

Baca Juga :  Puskesmas dan Pustu Di Pacitan Direnovasi Pakai DBHCHT 2025.

Ratusan makanan kemasan tak layak kosumsi itu variatif mulai dari keripik olahan rumahan sampai dengan beragam produk pabrikan.

” Itu makanannya seperti keripik-keripik seperti itu, ada keripik tempe, keripik manis, keripik pisang, ada juga makanan pabrikan seperti itu. Ada yang wafer, ada roti bolu, biskuit, variatif yang temuannya.” jelas Almizan Marwan.

Almizan memperkirakan jumlah temuan Mamin tak layak kosuimsi masih bisa bertambah karena ada satu wilayah puskesmas yang masih dalam proses pendataan.

Baca Juga :  RSDS Magetan Dilengkapi Dokter Spesialis THT.

” Senin masih ada yang terakhir untuk di wilayah Candirejo, kemungkinan bisa bertambah.” ujarnya.
Karena Dinkes Magetan hanya memiliki wewenang dalam hal pembinaan, pihaknya mengaku tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati memilih makanan apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

” Karena kewenangan kami adalah pembinaan, jadi semua itu nanti kita turunkan dari etalase untuk tidak diedarkan sama pemiliknya, dengan nanti ada berita acara penandatangan bahwa itu tidak boleh untuk diedarkan”, pungkas Kabid SDK Dinkes Magetan.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.
Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Kantor Bakesbangpol Ngawi

NGAWI

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Rabu, 24 Jun 2026 - 16:03 WIB

Pengelola Program Zoonosis Dinkes Ngawi, Anang Ristanto.

Kesehatan

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:48 WIB

 Kasi Intelijen Kejari Magetan Moh. Andy Sofyan.

Hukum & Kriminal

Kejaksaan Perpanjang Penahanan Ketua DPRD Magetan Non Aktif Suratno.

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:49 WIB

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro.

Politik & Pemerintahan

Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:05 WIB