Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Pacitan saat memeriksa menu takjil di Pacitan

Dinkes Pacitan saat memeriksa menu takjil di Pacitan

PACITAN, JATIMNESIA.COM – Selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan mengintensifkan pembinaan dan pengawasan pangan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Pacitan, Nunuk Irawati mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Hal tersebut di lakukan guna menjamin keamanan pangan maupun takjil di bulan Ramadhan.

” Kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti arahan dari Kemenkes untuk melaksanakan pemeriksaan takjil di bulan Ramadhan,”kata Nunuk, Senin (9/3).

Nunuk membeberkan bahwa pemeriksaan dilakukan di pasar Arjowinangun,pasar Minulyo, pasar Arjosari dan menyasar ke lapak-lapak penjual takjil di pinggir jalan.

Baca Juga :  Potensi SK Bupati Magetan Terkait Eco Bambo Park Ditindih Inpres.

Adapun pemeriksaan di lakukan dari bahan baku takjil yang di jual di pasar,hingga takjil siap saji.

“Sebelumnya kami ke pasar untuk pemeriksaan bahan baku takjil di pasar dan sore hari kami ke penjual takjil untuk memastikan aman untuk di konsumsi masyarakat saat berbuka puasa,”ungkapnya.

Pun,Dinkes Pacitan juga melakukan pengambilan sampel untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Pacitan.Sampel tersebut akan diuji secara bakteriologis dan kimiawi. Untuk uji bakteriologis, dilakukan pemeriksaan terhadap kandungan Escherichia coli (E-coli). Sementara uji kimia meliputi deteksi zat berbahaya seperti Rhodamin B, Methanil Yellow, boraks, dan formalin.

Baca Juga :  Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Blitar Gelar Job Fair.

“Mudah-mudahan hasilnya semua aman, sehingga bisa dipastikan bahwa takjil yang dikonsumsi masyarakat Kabupaten Pacitan ini benar-benar aman,”tambahnya.

Terkait hasil sementara di lapangan, Nunuk menyampaikan bahwa secara visual belum ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Secara visual kami tidak menemukan adanya hal-hal yang mencurigakan, tetapi nanti hasilnya akan kami uji dulu di Labkesda,” pungkas Nunuk Irawati

Penulis : Apriyanto

Berita Terkait

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.
Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG
Pemkab Pacitan Digelontor 70 Miliar Untuk Atasi Banjir Kota dan Normalisasi Sungai Grindulu.
Tradisi Rontek Gugah Sahur Di Pacitan Kondusif

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:02 WIB

Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:27 WIB

Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:42 WIB

Pemkab Pacitan Digelontor 70 Miliar Untuk Atasi Banjir Kota dan Normalisasi Sungai Grindulu.

Berita Terbaru

Arus Lalu Lintas Diwilayah Magetan.

Hukum & Kriminal

Kejari Magetan Ingatkan Warga Segera Tarik Dana Sisa Tilang.

Selasa, 21 Apr 2026 - 15:41 WIB