MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Bupati Nanik Sumantri meminta peserta seleksi Kepala sekolah ( Kepsek) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan berani melapor apabila ada permintaan sejumlah uang dengan iming – iming lolos seleksi, Selasa (12/5).
Nanik memastikan seleksi Kepsek tidak dipungut biaya alias gratis. ” Tidak ada pungutan. Nanti kalau ada laporkan langsung kepada saya”, kata Bupati Magetan, Selasa ( 12/5).
Sebagai informasi, saat ini Dinas Dikpora Kabupaten Magetan menggelar seleksi Kepsek diantaranya 3 Kepsek Taman Kanak-kanak (TK), 118 Kepsek Sekolah Dasar Negeri dan 13 Kepsek Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).
” Yang tidak memenuhi persyaratan ada empat guru dikarenakan dalam persyaratan itu PPPK boleh tapi harus sekurang-kurangnya punya masa mengajar delapan tahun. Itu belum ada delapan tahun, tapi mendaftar. Yang memenuhi persyaratan ini untuk tingkat TK ini ada lima guru, SD ada 118, dan untuk tingkat SMP itu ada 45″, kata Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Magetan Suhardi.
Suhardi berharap proses seleksi Kepsek dapat selesai dengan hasil seluruh satuan pendidikan yang dimaksud dapat memiliki kepala sekolah definitif.
” Setelah administrasi arahan pak Sekda ada wawancaranya, tapi itu ada di Kabupaten. Harapan kami bisa terisi semua, dengan terisi semua itu otomatis kan Plt yang bebannya cukup berat itu sudah selesai sehingga fokus di sekolahan definitif masing-masing”, pungkas Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Magetan.
Penulis : joko nugroho








