MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Lahan Pasar Hewan Plaosan diduga mengalami penyusutan akibat tergerus pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Buluharjo Kecamatan Plaosan, Minggu (24/5).
Kabarnya, Pemerintah desa setempat telah mengusulkan lahan lain untuk pembangunan KDKMP namun ditolak karena ukur lahan yang kurang dari spesifikasi.
Dikonfirmasi JATIMNESIA, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan ketika kunjungan kerja ke Pasar Hewan Plaosan, Jumat 23 Mei 2026 lalu, mengaku bakal menganggarkan untuk perluasan lahan pasar hewan Plaosan tersebut.
” Kebetulan pasar hewan Plaosan ini kan digunakan sebagian untuk KDKMP. Tapi sama pemerintah desa itu kan diganti dengan belakang ini”, kata Ketua Komisi B DPRD Magetan Rita Haryati, Jumat 23 Mei 2026.
Karena terpaksa digeser untuk pembangunan progam pemerintah pusat, Dewan Magetan berkomitmen melakukan penganggaran agar fungsi pasar hewan Plaosan sebagai tempat jual beli hewan ternak oleh warga bisa kembali berjalan normal.
” Yang kita pakai ini nanti di PAK anggaran perubahan 2026 ini akan diperbaiki, jadi akan dikembalikan supaya pasarnya lebih luas lagi”, jelasnya.
Selain perluasan kembali lahan pasar hewan, Komisi B memastikan akses jalan masuk juga menjadi perhatian untuk dilakukan perbaikan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
” InsyaAllah nanti Disperindag juga mempunyai program di tahun ini. Semoga lancar semoga bisa berjalan, termasuk jalan akses jalan, akses parkir akan diperbarui. Semoga APBD kita tidak mengalami kendala sehingga tidak ada efisiensi di Disperindag supaya pasar ini bisa sesuai dengan harapan pedagang dan masyarakat “, pungkas Rita Haryati.
Penulis : Joko Nugroho








