MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Puluhan Satuan pendidikan di Kabupaten Magetan ikut meramaikan lomba takbir berlampion Tahun 2026/1447 Hijriyah, Selasa (26/5).
Selain menjadi peringatan Hari Raya Idul Adha, lomba ini menjadi media mempererat Ukhuwah Islamiah serta pemompa semangat gotong royong masyarakat Magetan.
” Tema kegiatan malam ini adalah takbir kumandang Magetan ayo tumandang, mengajak kita semua untuk terus semangat bergerak bersama membangun Magetan yang hidup, religius dan penuh semangat kebersamaan”, kata Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Selasa (26/5).
Dalam sambutannya, Nanik Sumantri sapaan Bupati Magetan tersebut, menyampaikan apresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya acara ini, termasuk masyarakat Magetan yang antusias memadati sepanjang jalan melihat para peserta lomba takbir berlampion tersebut.
” Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, serta seluruh peserta dan bapak ibu pendidik yang telah ikut menyemarakan dengan penuh kreatifitas, kebersamaan dan tetap menjaga nilai-nilai sosial kebudayaan”, ujar Bupati Magetan.
Sementara itu, tercatat ada 23 SD/Sederajat, 11 SMP/sederajat, dan 9 SMA/sederajat yang turun memeriahkan lomba tersebut.
” Peserta diikut oleh seluruh siswa-siswi SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK dan dan MAN di seluruh kecamatan Magetan dan Ngariboyo serta perwakilan dari 16 kecamatan di Kabupaten Magetan sejumlah 42 peserta. ” Ujar Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan, Dian Maheru Robbi.
Dari hasil penilaian juri, tingkat SMA/Sederajat, SMAN 1 Magetan berhasil menyabet juara pertama atas kreatifitas yang mencangkup sinkronisasi antara kesesuaian tema, tata tertib barisan, kerapian juga kostum.
” Temanya dia itu menggunakan alat musik tradisional juga, jadi antara agama dan budaya mereka digabungkan, ” tutur koordinator juri, Putut. (Adv)
Penulis : Joko Nugroho








