MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Kondisi parkir kendaraan serta lalu lintas kendaraan bermotor di Kawasan Wisata Telaga Sarangan masih menjadi pekerjaan rumah serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Senin (14/9).
Meskipun telah ada himbauan yang menerangkan larangan parkir di sekitar bibir telaga, tidak sedikit masyarakat yang acuh terhadap aturan itu.
” Banyak motor yang masuk jadi kalau disini menuhi jalan, jadi jalan kaki juga susah kalau mau lewat. Takut kesalip motor.” jelas salah satu pengunjung asal Kabupaten Ngawi, Riskia Maulia, Senin ( 14/9).
Dirinya berharap pemerintah daerah bisa memanfaatkan lahan-lahan di sekitar kawasan telaga untuk mengatasi permasalahan parkir kendaraan tersebut. ” Parkirannya aja sih, soalnya ini kan masih banyak lahan.” jelasnya.
Salah satu pengunjung lainnya asal Desa/Kecamatan Pasaran Kabupaten Sragen, Tri (41), meminta ketegasan pengelola untuk tidak mengizinkan segala jenis kendaraan bermotor memasuki kawasan wisata Telaga Sarangan. ” Mobil-mobil dan motor jangan boleh masuk.” harapnya.
Hal senada juga disampaikan salah satu pelaku jasa penyewaan kuda Erik Abdulrohman (29). Amburadulnya pengelolaan parkir dan lalu lintas kendaraan menyebabkan pengunjung yang menikmati suasana dengan berjalan kaki menjadi tidak nyaman karena harus berdesakan dengan kendaraan yang ikut masuk di kawasan wisata.
” Pengelolaan parkir sama tempat, kalau bisa ya motor-motor ini agak jauh, biar pengunjung nyaman.” ungkapnya.
Penulis : JOKO NUGROHO









