Dibalik Belanja Mobdin Mewah Pejabat Magetan Rp 14 Miliar,Yainem Bertahun – Tahun Tinggali RTLH.

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 16 Februari 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Mbah Yainem Di Desa Pelem Kecamatan Karangrejo.

Rumah Mbah Yainem Di Desa Pelem Kecamatan Karangrejo.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Inilah salah satu potret satu dari ribuan warga Kabupaten Magetan yang tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), namanya Yainem, warga Desa Pelem, RT 03/RW 01, Kecamatan Karangrejo, Minggu (16/2).

Kondisi rumah Yainem sangat memprihatinkan, seolah tidak mampu lagi digambarkan dalam kata – kata, karena sangat tidak layak dihuni.

Jangankan tempat tidur layak, rumah yainem tidak ada penerangan apapun, akibat kondisi tersebut, jika malam Yainem mengungsi kesalah satu rumah saudaranya berbeda desa.

“ Sudah bertahun-tahun saya menempati rumah ini sendirian, “ kata Yainem, Minggu (16/2).

Baca Juga :  Pagu Banpol Magetan Rp 2 Miliar, PKB Terbanyak.

Mbah Yainem hidup sebatangkara, suaminya sudah lama terpisah, sedangkan anak – anaknya tinggal terpisah darinya.

Untuk bertahan hidup, Yainem, hanya mengandalkan belas kasihan dan bantuan dari orang dermawan, selain bekerja seadanya jika ada yang menyuruh.

Mbah Yainem mengaku pihak desa setempat telah berusaha mendaftarkan bantuan perbaikan rumah, namun masih ada kendala internal.

“ Sudah ada, tapi karena masih ada permasalahan kepemilikan, dari pihak keluarga,” ungkapnya.

Camat Karangrejo Secondany mengaku, pihaknya telah mengusulkan bantuan bedah rumah untuk mbah Yainem, namun terkendala permasalahan internal atas kejelasan ahli waris.

Baca Juga :  Dezi Setiapermana Jabat Kajari Magetan, Yuana Duduki Aspidum Kejati Sultra.

“ Artinya saya setiap bulan memberikan santunan kepada mereka yg tidak masuk DTKS sasarannya masalah ekonomi cuman dari mereka yang saya beri santunan kebanyakan rumahnya sudah pada rusak, “ ungkap Secondany.

Sebagai informasi, data Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Magetan saat ini terdapat 3.300 unit RTLH. Angka tersebut baru akan terjamah sekitar 142 unit pada pertengahan 2025.

Disisi lain, Tahun 2024 dan Tahun 2025, Pemkab Magetan malah menyedot APBD kuranglebih 14 Miliar untuk pembelian mobil mewah untuk kendaraan dinas Pimpinan DPRD serta sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Magetan.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.
Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB