MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Wacana revitalisasi Pasar Sayur mulai digaungkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Senin (20/7).
Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, mengaku Pemkab Magetan tengah menjalin komunikasi intens dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) untuk mendapatkan dukungan pembiayaan.
” Kemarin surat sudah masuk ke sana, kemudian sudah bertemu juga. Kemudian ada tindaklanjut Deputinya sudah ke Magetan untuk melihat kesiapan dari Pemkab”, kata Welly Kristanto, Senin ( 20/7).
Disisi lain, Pemkab Magetan menyiapkan anggaran untuk Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) serta Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026.
” PAK ini nanti kita siapkan anggarannya untuk analisis dampak lingkungan, termasuk Andalalin. Kemudian termasuk di penganggaran 2027 kita siapkan juga untuk biaya pemindahan, demikian juga untuk biaya pembongkaran, karena itu tidak masuk di pembiayaan dari APBN”, jelas Welly Kristanto.
Sekda Welly Kristanto belum dapat merinci kebutuhan anggaran yang dibutuhkan untuk proses pembongkaran Pasar Sayur Magetan.
” Kemarin kita sudah komunikasi dengan Dinas PUPR, karena yang bisa itu kan PUPR. Jadi pedagangnya dipindah, lha pindahannya itu kan juga dibuatkan. Lha itu dialokasikan di 2027 termasuk setelah itu ternyata pembongkarannya bangunan yang lama itu tidak masuk di APBN sehingga juga disiapkan, berapanya dalam perhitungan”, pungkas Sekda Magetan.
Penulis : Joko Nugroho









