MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Forum BUMDesa Kecamatan Maospati menggelar BUMDesa dan UMKM Fair 2026 di Lapangan Desa Gulun pada 20–21 Agustus 2026.
Mengusung tema “Kolaborasi BUMDesa dan UMKM Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan Menuju Desa Mandiri, Maju dan Sejahtera”, event ini menjadi wadah strategis untuk mengenalkan potensi usaha desa sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi pelaku UMKM lokal.
Ketua Panitia Kegiatan sekaligus Ketua Forum BUMDesa Kecamatan Maospati, Bambang Siswanto, mengungkapkan bahwa pameran diikuti 43 stand BUMDesa dan pelaku UMKM dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Maospati.
Menurut Bambang, kolaborasi ini membuktikan bahwa potensi ekonomi lokal akan berkembang jauh lebih kuat ketika BUMDesa dan UMKM saling terhubung.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Magetan, Sunarti Condrowati, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara tersebut. Condro mencatat, pameran ini merupakan inisiatif perdana di Kabupaten Magetan yang secara nyata mensinergikan Forum BUMDesa dengan pelaku UMKM.
“ Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang sharing knowledge antar-BUMDesa, memperkuat jejaring usaha, serta menjadi percontohan kolaborasi yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kabupaten Magetan,” ujar Sunarti, Kamis (20/8).
Camat Maospati, Verawati Setyoningrum, turut memuji keaktifan Forum BUMDesa Kecamatan Maospati.
Meski baru terbentuk Juli 2026, lembaga ini telah mampu menggerakkan roda ekonomi warga.
Vera menekankan pentingnya peran BUMDesa sebagai agregator dan mitra strategis bagi UMKM setempat.
Sebagai informasi, kegiatan BUMDesa dan UMKM Fair 2026 ini mendapat dukungan penuh dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Magetan, seperti Disperindag, Dinkop, Diskominfo, DPMD, Dikpora, hingga Dinas LHP.
Kehadiran dinas-dinas tersebut turut memberikan pelayanan langsung kepada warga, salah satunya lewat program Toko Pangan yang menyediakan kebutuhan pokok berharga terjangkau.
Melalui integrasi antara BUMDesa, UMKM, pemerintah, dan masyarakat, BUMDesa dan UMKM Fair Maospati membuktikan bahwa potensi produk lokal mampu bertransformasi menjadi peluang bisnis berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Penulis : Septian Bayu









