PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Ratusan calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II (dua) di Kabupaten Ponorogo menandatangani kontrak perjanjian kerja di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Rabu (17/9).
Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi (P3DSI) ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni, mengatakan, pada tahap dua ini total ada 241 calon PPPK.
“ Kita bagi biar tidak berdesakan, itu satu hari ya sekitar separuhnya lah, 120-an lah. Jadi nanti dua hari selesai penandatanganannya.” katanya, Rabu (17/9).
Penerimaan PPPK kali ini didominasi oleh tenaga teknis serta kesehatan, pun diwacanakan akan menghabiskan para pegawai dengan status non-ASN yang ada dilingkup Pemkab Ponorogo.
“ Di teknis kemudian kesehatan, baru guru. Ini kan sebenarnya rangkaian dari yang tahun 2024, tahun 2025 ini. Artinya konsepnya kan penyelesaian atau menghabiskan sisa honorer. Jadi jalurnya kemarin juga di PPPK itu dan diakomodir di PPPK paruh waktu,” jelas Ahmad Zamroni.
Kabid Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi (P3DSI) ASN BKPSDM Ponorogo memastikan pelantikan mereka bakal terlaksana dalam waktu dekat.
“ Sebentar lagi pelantikan. Penandatanganan dari yang bersangkutan dengan bupati dalam bentuk perjanjian kerja. Insyaallah minggu depan kita serahkan,” pungkasnya.
Salah satu peserta PPPK Sari Wirdaningsih, mengaku bahagia setelah belasan tahun perjuangannya menjadi guru IPA akhirnya terbayar lunas.
“ Alhamdulillah bisa masuk PPPK. Honorer dari 2011 sampai sekarang di SMPN 1 Bungkal. Pernah coba tapi tidak diterima,” ujarnya.








