Rencana Pemkab Magetan Beli Tanah Rp 17 Miliar Terancam Gagal.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 Oktober 2024 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Magetan Nizhamul Memberikan Keterangan Kepada Wartawan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Pj Bupati Magetan Nizhamul Memberikan Keterangan Kepada Wartawan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Agenda pembelian tanah senilai Rp 17 Miliar oleh Pemerintah kabupaten ( Pemkab) Magetan pada akhir tahun anggaran tampaknya tidak akan mulus.

Pasalnya, Penjabat (Pj) Bupati Magetan Nizhamul memilih mempertimbangkan pelaksanannya tahun depan daripada pakai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD) Perubahan 2024.

“ Kita juga harus melihat kondisi keuangan Magetan sekarang, lebih baik itu nanti di awal tahun saja. Apalagi memang sudah ada Bupati terpilih, itu legitimasi lebih bagus tentunya,” kata Pj Bupati Magetan, Jum’at (18/10).

Baca Juga :  MK Tetapkan Paslon Nanik - Suyatni Sebagai Pihak Terkait PHPU Kada Magetan.

Meskipun terancam gagal dilakukan tahun ini, appraisal terhadap obyek tanah sudah walau Nizhamul tidak menyebutkan berapa besaran rupiahnya dengan alasan belum dapat laporan.

“ Itu kemarin kita sudah di appraisalya. kita belum tahu nilainya, saya belum dapat laporan khususnya,” jelasnya Pj Bupati Magetan.

Anggaran pengadaan belasan miliar tersebut rencananya akan dimasukan kembali pada penyusunan belanja Tahun 2025.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Hadiri Apel Pengamanan Suro Agung di Kanigoro

“ Tentunya kami nanti diawal tahun, nanti diinduk sudah kita anggarkan lagi nanti, sekarang kita tahan dulu,” pungkas birokrat yang juga menjabat Kepala Biro (Karo) Perencanaan Kementerian Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) tersebut.

Sebagai informasi, akhir tahun ini Pemkab Magetan berencana membeli tanah diarea Telaga Wahyu – Telaga Sarangan Kecamatan Plaosan.

Anggaran yang disiapkan pun tidak sepele yakni Rp 17 miliar lebih pada pos dana APBD Perubahan 2024.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.
Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.
Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:53 WIB

Dana Hibah Pokir DPRD Masih Terus Mengalir Ditengah Penyidikan Kejari Magetan.

Berita Terbaru

Kepala Dinas PMD Magetan, Parminto Budi Utomo.

Politik & Pemerintahan

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:16 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono.

Politik & Pemerintahan

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Senin, 10 Agu 2026 - 07:30 WIB