Serap Saran Implementasi ILP, Dinkes Ngawi Undang Puskesmas Hingga Tomas

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FGD Dinkes Ngawi Serap Saran Implementasi ILP.

FGD Dinkes Ngawi Serap Saran Implementasi ILP.

NGAWI, JATIMNESIA.COM – Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Puskesmas Paron, Selasa (28/10).

Kegiatan ini merupakan program Integrasi Layanan Primer (ILP) yang rutin dilaksanakan tiap pos kesehatan kecamatan.

Program ILP masuk dalam pilar transformasi sistem kesehatan yang digulirkan Kementrian kesehatan (Kemenkes) yang diterapkan melalui edukasi penduduk, pencegahan primer, pencegahan sekunder dan peningkatan kapasitas serta kapabilitas pelayan kesehatan.

Untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan ILP di Puskesmas, Dinkes Ngawi mengumpulkan petugas lintas sektor dari Puskesmas, Nakes di Pos ILP, Kader Posyandu hingga Tokoh Masyarakat (Tomas) yang menyasar 24 Puskesmas di Kabupaten Ngawi.

Baca Juga :  Sejumlah PJU Polres Magetan Digeser.

“ Kita laksanakan secara bertahap di 19 kecamatan “, kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan (Yankes UKM UKP) Dinkes Ngawi drg Retno Dewi Sulistiorini, Selasa (28/10).

Dijelaskan Retno, kegiatan tersebut sebagai langkah untuk menyerap aspirasi terkait program yang telah berjalan sejak tahun 2023 lalu.

Selain itu, juga dimanfaatkan sebagai peningkatan partisipasi dan rasa kepemilikan terhadap program ILP antara petugas kesehatan dan tingkat desa.

Baca Juga :  Antisipasi Keracunan Program MBG Di Magetan.

“ Itu sebenarnya sudah diimplementasikan dan dirasakan masyarakat. Sehingga kami membutuhkan masukan saran dari lintas sektor termasuk dari camat, kader, tokoh masyarakat yang kita kumpulkan untuk melaksanakan FGD tersebut”, ujarnya.

Lewat kegiatan ini daerah dapat mengambil langkah dari apa yang menjadi masukan para pelaksana lapangan, seperti layanan rujukan yang lebih dipermudah.

“ Layanan seperti rujukan itu bisa berlangsung dengan mudah, masukan seperti itu yang terkait dengan pelayanan kesehatan di puskesmas, “ pungkas drg Retno Dewi Sulistiorini. (adv).

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.
Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.
HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya
Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.
Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.
Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:03 WIB

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:32 WIB

Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:19 WIB

HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:09 WIB

Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:51 WIB

Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.

Berita Terbaru

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama Pengurus BPW Peradin Jawa Timur dan BPC Peradin Magetan.

Politik & Pemerintahan

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 7 Agu 2026 - 09:26 WIB

Peninjauan TPS Sarangan.

Pariwisata

Pemkab Magetan Rubah TPS Sarangan Jadi RTH.

Kamis, 30 Jul 2026 - 15:46 WIB