Habiskan Dana Miliaran, Begini Kondisi KSL Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 9 Oktober 2024 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Area Wisata KSL Disnakkan Magetan.( Joko Nugroho/Magetan).

Area Wisata KSL Disnakkan Magetan.( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN [Jatimnesia.com] – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan telah menggelontorkan dana miliaran rupiah selama bertahun – tahun untuk mendirikan kawasan wisata Kampung Susu Lawu (KSL).

Namun, hingga kini area wisata yang berada dilingkungan Singolangu Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan itu belum mampu menyedot animo wisatawan.

Sumber yang dihimpun jatimnesia, periode Januari – September 2024, KSL hanya dikunjungi kuranglebih 13 ribu wisatawan.

“ Bulan Oktober sampai tanggal 9 ini pengunjungnya sebanyak 250 orang, “ kata Karyawan Outlet Susu Lawu Destya Ningrum, Rabu (9/10).

Baca Juga :  Senilai Rp 150 Ribu, Apa Isi Paket Sembako Yang Dibagikan Pj Bupati Magetan?

Destya berharap, KSL segera ramai dikunjungi wisatawan seperti destinasi wisata lain dilereng Gunung Lawu lainya.

“ Targetnya sama dengan tempat wisata lainnya, seperti sarangan dan Mojosemi,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan drh. Nurhayani, mengatakan jika pengelolaan KSL sebagian telah diserahkan pihak ketiga.

” Sewa. Berdasarkan angka dari hasil appraisal KPKNL. Tapi baru yang sisi timur. Yang sisi barat masih proses. Kalau yang sisi timur yang taman edukasi ternak. Timurnya SD,” kata Kadisnakkan Magetan, Senin (7/10).

Baca Juga :  Disperindag Siapkan Rumah Promosi Khusus Produk IKM Magetan.

Nurhayani menyebut, dari pengelolaan KSL oleh Pihak Ketiga itu Pemkab Magetan mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 5 Juta pertahun.

” Saya lupa angka pastinya, mungkin kisaran 5 juta. Dokumnennya ada di kantor. Karena masih ujicoba untuk tahun ini akan ada evaluasi lagi,” jelasnya.

Kepala Disnakkan Magetan mengatakan, pihak ketiga pengelola KSL yakni Kelompok dilingkungan Singolangu.

” Kelompok omah susu lawu dan Sumber rejeki. Kelompok tani ternak dan kelompok pengolah,” pungkas Nurhayani.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Pemkab Magetan Rubah TPS Sarangan Jadi RTH.
Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.
Anggota DPR RI Minta Pemkab Magetan Serius Kelola Area Wisata.
Sektor Pariwisata Magetan Terdampak Ekonomi Lesu.
H+1 Lebaran, Tidak Ada Penumpukan Kendaraan Di Jalur Wisata Magetan.
Tradisi Larung Sesaji Telaga Sarangan Magetan.
Harga Mamin Di Sarangan Magetan Dikeluhkan Mahal.
Serunya liburan di Mojosemi Forest Park Magetan.

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:46 WIB

Pemkab Magetan Rubah TPS Sarangan Jadi RTH.

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:03 WIB

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:24 WIB

Anggota DPR RI Minta Pemkab Magetan Serius Kelola Area Wisata.

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:06 WIB

Sektor Pariwisata Magetan Terdampak Ekonomi Lesu.

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:01 WIB

H+1 Lebaran, Tidak Ada Penumpukan Kendaraan Di Jalur Wisata Magetan.

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:41 WIB

Tradisi Larung Sesaji Telaga Sarangan Magetan.

Kamis, 8 Januari 2026 - 06:57 WIB

Harga Mamin Di Sarangan Magetan Dikeluhkan Mahal.

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:35 WIB

Serunya liburan di Mojosemi Forest Park Magetan.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB