Keluarga Di Magetan Tunggu Jenasah 4 Korban Longsor Bali.

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Putri salah satu korban Alm Sarip menunjukkan photo dirinya bersama sang ayah semasa hidup. ( Jatimnesia/Joko Nugroho).

Putri salah satu korban Alm Sarip menunjukkan photo dirinya bersama sang ayah semasa hidup. ( Jatimnesia/Joko Nugroho).

MAGETAN [Jatimnesia.com] – Duka menyelimuti Desa Pragak Kecamatan Parang karena 4 warganya menjadi korban tanah longsor di Jalan Ken Dedes, Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara Kota Denpasar Provinsi Bali, Selasa (21/1).

Para korban meninggal diantaranya Sarip (53), Didik Setiawan (24), Sukesno (44) dan Dwi Lintang Bagus Saputro (24).

” Iya betul, empat korban itu berasal dari desa Pragak Kecamatan Parang Kabupaten Magetan. Bekerja sebagai kuli bangunan semuanya,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Pragak Yudhi Agung Pranoto, Selasa (21/1).

Ayah korban Didik Setiawan, Muhammad Nur Hadi (45) mengaku mendapatkan kabar bahwa putra keduanya tersebut tertimpa tanah longsor dari para tetangga yang melihat berita – berita lewat media massa.

Baca Juga :  Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Blitar Gelar Job Fair.

” Dari tetangga-tetangga itu. Setelah itu menghubungi tapi tidak bisa terus menghubungi mandornya katanya masih dicari,” ungkapnya.

Nur Hadi berharap jenazah putranya itu segera kembali ke rumah duka untuk dikembumikan dengan layak. ” Kalau saya ya sudah,” ujarnya terbata – bata.

Menurut Nur Hadi, anaknya itu baru bekerja sebagai kuli bangunan di Bali selama satu minggu bersama dengan anak pertamanya. ” Baru seminggu disana itu,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Nanik Diduga Siapkan Muhtar Wakid Jadi Pj Sekda Magetan.

Keluarga korban lainnya juga masih terlihat syok dengan kabar duka itu, bahkan mengaku tidak ada firasat yang mencolok sebelum kejadian memilukan tersebut terjadi.

” Tidak ada firasat, cuma anaknya yang kecil itu tidak bisa tidur semalam terus bapaknya kecelakaan itu,” tutur Katiyem, Istri korban Sarip.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Magetan Parminto Budi Utomo memastikan biaya kepulangan jenazah akan sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

” Dikordinasikan , biaya pemulangan di tanggung propinsi. Masih identifikasi kami menanyakan waktu fixed ke pihak Bali, belum ada penjelasan,” pungkasnya.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Pelajar SMK Di Magetan Diduga Bunuh Diri Loncat Jembatan Ngujur.
Bangunan SDN Bendo 2 Magetan Ambruk.
Lagi – Lagi, Magetan Kota Banjir!!
Jalur Mudik Cemorosewu – Sarangan Jadi Atensi Kapolres Magetan.
Ikrar Kesatria Bhayangkara Polres Magetan.
Puluhan Pelajar Kecamatan Sine Ngawi Diduga Keracunan Makanan.
Breaking News Magetan : Tambang Galian C Di Trosono Parang Longsor, Korban Masih Tertimbun.
Ribuan Warga Kecamatan Bendo Bahagia Rayakan HUT Ke – 80 Kemerdekaan RI.

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:50 WIB

Pelajar SMK Di Magetan Diduga Bunuh Diri Loncat Jembatan Ngujur.

Senin, 13 April 2026 - 15:59 WIB

Bangunan SDN Bendo 2 Magetan Ambruk.

Minggu, 5 April 2026 - 09:38 WIB

Lagi – Lagi, Magetan Kota Banjir!!

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:44 WIB

Jalur Mudik Cemorosewu – Sarangan Jadi Atensi Kapolres Magetan.

Minggu, 14 Desember 2025 - 10:39 WIB

Ikrar Kesatria Bhayangkara Polres Magetan.

Rabu, 1 Oktober 2025 - 16:30 WIB

Puluhan Pelajar Kecamatan Sine Ngawi Diduga Keracunan Makanan.

Sabtu, 27 September 2025 - 13:29 WIB

Breaking News Magetan : Tambang Galian C Di Trosono Parang Longsor, Korban Masih Tertimbun.

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:49 WIB

Ribuan Warga Kecamatan Bendo Bahagia Rayakan HUT Ke – 80 Kemerdekaan RI.

Berita Terbaru

Arus Lalu Lintas Diwilayah Magetan.

Hukum & Kriminal

Kejari Magetan Ingatkan Warga Segera Tarik Dana Sisa Tilang.

Selasa, 21 Apr 2026 - 15:41 WIB