Pendaki Warga Magetan Meninggal Di Pos 3 Gunung Lawu.

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenasah  Korban Ketika Di Puskesmas Jenawi, Karanganyar, Jateng.

Jenasah Korban Ketika Di Puskesmas Jenawi, Karanganyar, Jateng.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Pendaki warga Kabupaten Magetan dikabarkan meninggal di Gunung Lawu, Sabtu (16/8).

Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan korban merupakan warga Desa Widoro Kandang Kecamatan Sidorejo.

Masih dari BPBD Kabupaten Magetan, korban naik lewat jalur Candi Cetho, Karanganyar, Jawa Tengah.

” Naiknya dari Candi Cetho, Jateng, kemungkinan hendak acara 17 agustus di puncak lawu,” kata Kasi Kedarutan dan Logistik, BPBD Kabupaten Magetan Eka Wahyudi, Sabtu, (16/8).

Korban diduga meninggal akibat Hipoksia (kekurangan oksigen) karena cuaca dingin dipuncak Lawu yang mencapai 8 derajat celcius. ” Karena Hipoksia (kekurangan oksigen). Kondisi puncak Lawu informasi dari Perhutani suhu mencapapi 8 derajat celcius,” bebernya.

Baca Juga :  Ungkap Pelaku Kekerasan Putri Isa Bajaj, Pemkab Magetan Datangkan Psikolog Anak.

Pelaksana tugas (Plt) Camat Sidorejo, Eko Budiono, membenarkan jika korban Paul Tampubolon adalah warga Desa Widoro kandang dengan status anak mantu. ” Anak mantu, dari Medan, namanya Paul Tampubolon,” ungkapnya.

Sumber yang dihimpun JATIMNESIA, kronologi kejadian tersebut berawal saat korban melakukan pendakian bersama ke 4 temannya asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada pukul 08.00 WIB melalui jalur Cetho.

Baca Juga :  Peringatan Hari Lansia Di Magetan.

Kemudian, setelah melakukan pendakian hingga sekitar Pos 3, korban mulai mengalami gejala Hipotermia dan kelelahan. Korban juga sempat mengalami muntah-muntah.

” Hari ini pukul 8 di pos cetho, ada rombongan pendakian dari kabupaten Sragen, berjumlah 5 orang. Kemudian, rombongan naik, dan setelah diatas, di pos 3 atas dikit, salah satu pendaki, dari 5 orang itu namanya Paul, mengalami hipotermia, kemudian muntah-muntah,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, Sabtu (16/8).

 

Berita Terkait

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.
Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.
Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.
Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.
Pelajar SMK Di Magetan Diduga Bunuh Diri Loncat Jembatan Ngujur.
Bangunan SDN Bendo 2 Magetan Ambruk.
Lagi – Lagi, Magetan Kota Banjir!!
Jalur Mudik Cemorosewu – Sarangan Jadi Atensi Kapolres Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:49 WIB

Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.

Rabu, 22 April 2026 - 17:50 WIB

Pelajar SMK Di Magetan Diduga Bunuh Diri Loncat Jembatan Ngujur.

Senin, 13 April 2026 - 15:59 WIB

Bangunan SDN Bendo 2 Magetan Ambruk.

Minggu, 5 April 2026 - 09:38 WIB

Lagi – Lagi, Magetan Kota Banjir!!

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:44 WIB

Jalur Mudik Cemorosewu – Sarangan Jadi Atensi Kapolres Magetan.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB