MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terkait pembelian Mobil dinas (Mobdin) mewah untuk Bupati Magetan, Wakil Bupati Magetan serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkpimda) dikala ekonomi rakyat lagi susah terkesan kontra kondisi.
Demi tunggangan mewah itu, Pemkab Magetan rela menyedot uang rakyat di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan nominal miliaran rupiah.
Padahal faktanya, ribuan warga Kabupaten Magetan masih terdata sebagai Keluarga Miskin (Gakin) dan mendiami Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Tidak hanya kondisi ribuan Gakin tinggal di RTLH, sejumlah infrastruktur jalan Kabupaten juga rusak parah, salah satunya jalur penghubung Kecamatan Barat – Kecamatan Karangrejo.
Kepala Bagian (Kabag) Umum Setdakab Magetan Dicong Maleleh mengamini pengadaan mobil dinas baru untuk Bupati, Wabup serta Forkopimda Magetan. ” Wabup Pajero harga 700-an, forkopimda Inova Zenic harga 530-an,” kata Kabag Umum, Minggu ( 31/8).
Berbeda dengan Wakil Bupati dan Forkopimda, Mobil dinas baru untuk Bupati Magetan rencananya akan dibeli pada Perubahan Anggaran Keuangan ( PAK) mendatang. ” Nanti P.A.K,” beber Dicong Maleleh.
Dicong Maleleh tidak merinci type mobil yang akan dipilih Bupati Magetan namun pihaknya telah menyiapkan 4 pilihan diantaranya Pajero, Fortuner, Hyundai dan Inova. ” belum tahu mas, kami sediakan empat,” pungkasnya.








