Sampaikan Hasil Reses, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Serius Tuntaskan Infrastruktur

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pompinan DPRD Ponorogo saat memimpin paripurna dengan agenda menyampaikan hasil reses masa sidang ketiga 2025-2026.

Pompinan DPRD Ponorogo saat memimpin paripurna dengan agenda menyampaikan hasil reses masa sidang ketiga 2025-2026.

PONOROGO,JATIMNESIA.COM – Peningkatan dan pemerataan infrastruktur menjadi aspirasi yang paling menonjol dalam masa reses 44 anggota DPRD Ponorogo yang berlangsung 26-29 Agustus 2026.

Kalangan Legislatif ini pun mendesak Pemkab Ponorogo untuk serius dalam menuntaskan masalah infrastruktur di Ponorogo yang kini menjadi tuntutan masyarakat yang tidak bisa tawar-tawar lagi mengingat kondisi jalan yang rusak parah di berbagai wilayah.

Tak hanya infrastruktur, masyarakat juga menyuarakan kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penguatan pemberdayaan sosial bagi kelompok masyarakat.

Berbagai aspirasi tersebut menjadi salah satu bahan DPRD Ponorogo dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Aspirasi yang dihimpun langsung dari masyarakat akan digunakan untuk memperkuat proses perencanaan dan penganggaran sekaligus mengevaluasi arah pembangunan daerah.

Hasil pelaksanaan reses itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Ponorogo masa sidang ketiga 2025-2026 yang dipimpin Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno, Senin pagi (31/8/2026).

Dwi Agus Prayitno mengatakan, hasil reses menjadi bahan penting bagi DPRD dalam memperkuat proses perencanaan, penganggaran, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurutnya, aspirasi masyarakat yang dihimpun anggota DPRD akan menjadi bahan perhatian untuk dibahas dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan DPRD serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

“Tentu dengan tetap memperhatikan skala prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah,” kata Dwi.

Dengan demikian, hasil reses tidak hanya menjadi daftar usulan masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu instrumen bagi DPRD untuk melihat kebutuhan riil di lapangan dan mencocokkannya dengan arah kebijakan pembangunan pemerintah daerah.

Juru bicara DPRD Ponorogo, Evi Dwitasari, dalam rapat paripurna menyampaikan bahwa reses merupakan wujud pelaksanaan fungsi representasi DPRD yang memiliki posisi penting, bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif.

Menurut Evi, melalui reses, anggota DPRD turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap aspirasi, mendengarkan persoalan yang dihadapi masyarakat, sekaligus memastikan arah kebijakan pembangunan daerah tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Reses adalah proses menjadi jembatan kebangsaan dan ruang artikulasi bagi seluruh anggota legislatif untuk turun langsung menyapa warga, menyerap suara nurani rakyat serta memastikan arah kebijakan pembangunan daerah selaras dengan kebutuhan objektif masyarakat di setiap daerah pemilihannya,” terang Evi.

Seluruh hasil penyerapan aspirasi tersebut, lanjut dia, telah dihimpun secara komprehensif dan disampaikan secara resmi melalui forum rapat paripurna DPRD.

Baca Juga :  Kasus Mayat Di Hutan Jati Sampung, Polisi Ponorogo Periksa 4 Saksi.

Evi menegaskan, hasil reses masa sidang ketiga memiliki posisi strategis karena dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan DPRD dalam mempertajam arah dan efektivitas pembangunan daerah.

“Hal itu penting agar senantiasa responsif, tepat sasaran dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Ponorogo,” ujarnya.

Berdasarkan hasil tatap muka dan dialog anggota DPRD dengan masyarakat di berbagai daerah pemilihan, terdapat sejumlah aspirasi yang menjadi perhatian utama.

Pemerataan dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur menjadi aspirasi yang paling menonjol. Selain itu, masyarakat juga menyampaikan kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, termasuk penguatan pemberdayaan sosial kelompok masyarakat.

“Tiga poin utama itu yang paling menonjol dalam pertemuan dengan warga,” tandas Evi.

Hasil reses tersebut selanjutnya menjadi bahan DPRD Ponorogo dalam pembahasan dan tindak lanjut sesuai kewenangannya. Aspirasi masyarakat juga menjadi bagian dari proses DPRD dalam mengawal kebijakan pembangunan agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan, dengan tetap mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. (adv)

Berita Terkait

Rumput Stadion Batoro Katong Ponorogo Disebut Rusak Pasca Konser JosJis Fest, Kabid PoRa Belum Respon !
Proyek TPA Pemkab Ponorogo Senilai Rp 8 Miliar Dikawasan Hutan Kayu Putih Batal.
Agenda Konser Josjis Fest 2026 Di Stadion Batoro Katong Ponorogo Disoal Dewan
Merdeka Run 2026 Ponorogo Dibanjiri Ribuan Peserta, Tahun Depan Ditargetkan 10.000 Runner.
Sejumlah Wilayah Ponorogo Kesulitan Air Bersih Masuki Puncak Kemarau, BPBD Himbau Hemat.
Update Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, 55 Orang Masuk Objek Penyidikan, 34 Dewan Kembalikan Uang
Reog Ponorogo Menari di Washington, Diaspora Bawa Identitas Lokal ke Panggung USA
Kejari Terbitkan Surat Sita, Anggota DPRD Ponorogo Kembalikan Uang Tunjangan Perumahan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:01 WIB

Sampaikan Hasil Reses, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Serius Tuntaskan Infrastruktur

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Rumput Stadion Batoro Katong Ponorogo Disebut Rusak Pasca Konser JosJis Fest, Kabid PoRa Belum Respon !

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Proyek TPA Pemkab Ponorogo Senilai Rp 8 Miliar Dikawasan Hutan Kayu Putih Batal.

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Merdeka Run 2026 Ponorogo Dibanjiri Ribuan Peserta, Tahun Depan Ditargetkan 10.000 Runner.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Sejumlah Wilayah Ponorogo Kesulitan Air Bersih Masuki Puncak Kemarau, BPBD Himbau Hemat.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Update Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, 55 Orang Masuk Objek Penyidikan, 34 Dewan Kembalikan Uang

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Reog Ponorogo Menari di Washington, Diaspora Bawa Identitas Lokal ke Panggung USA

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Kejari Terbitkan Surat Sita, Anggota DPRD Ponorogo Kembalikan Uang Tunjangan Perumahan.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB

Petugas Sedang Menangani Sampah.

Politik & Pemerintahan

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:02 WIB