Bupati Blitar Rini Syarifah Jawab PU Fraksi Terhadap Ranperda LPJ 2023.

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 30 Mei 2024 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paripurna DPRD Blitar ( Dyan/Natalia)

Paripurna DPRD Blitar ( Dyan/Natalia)

BLITAR [Jatimnesia.com] – Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023.

Jawaban itu disampaikan Bupati Rini Syarifah pada Rapat Paripurna yang diselenggarakan di Graha Paripurna DPRD Kabupaten Blitar, Rabu (29/5).

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar Muhammad Rifa’i didampingi Wakil Ketua Mujib. Turut hadir perwakilan Forkopimda, Sekda Kabupaten Blitar dan sejumlah kepala OPD.

Dalam penyampaiannya, Bupati Blitar memberikan jawaban secara rinci terhadap semua pandangan umum yang disampaikan Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Blitar dalam berbagai hal.

Baca Juga :  Penutupan Hantaru Kantor Pertanahan Magetan Meriah.

Berbagai hal tersebut diantaranya, yakni pandangan umum Fraksi PDI-P terkait stunting yang angka prevalensinya ditemukan naik 6% pada tahun 2023.

Menurutnya, kondisi ini tentunya menggerakkan kita semua untuk segera mengevaluasi permasalahan penanganan stunting di Kabupaten Blitar.

” Maka sejak angka tersebut dirilis oleh Kementerian Kesehatan pada akhir April 2024, Pemerintah Kabupaten Blitar segera melakukan langkah koordinasi dalam rangka penyelesaian permasalahan stunting,” jelas Bupati Blitar.

Selanjutnya, hasil dari evaluasi tersebut menghasilkan rumusan tindak lanjut yang segera dilaksanakan yaitu :
1. Pemenuhan cakupan pengukuran balita 100%;
2. Pemetaan faktor determinan stunting;
3. Penanganan balita terindikasi stunting sesuai kasus (pengobatan dan intervensi gizi);
4. Peningkatan sinkronisasi konvergensi intervensi spesifik dan sensitif agar tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih.

Baca Juga :  Kepala Kantah ATR/BPN Magetan Diganti.

Ditambahkan oleh Bupati Rini, berdasarkan hasil analisis, faktor determinan terbesar (73,97%) adalah faktor pola asuh, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan kampanye secara masif terkait pola asuh balita.

“Semoga segala upaya yang kita lakukan ke depan dapat mengurangi angka prevalensi stunting lebih dari yang kita targetkan,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Dyan Natalia

Berita Terkait

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.
Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.
Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.
TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.
Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:40 WIB

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:31 WIB

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB

Petugas Sedang Menangani Sampah.

Politik & Pemerintahan

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:02 WIB