Direktur Pastikan Pegawai RSDS Magetan Jaga Netralitas.

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 3 Oktober 2024 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSDS Magetan dr Rochmad Santoso Memberikan Wejangan Kepada Pegawai. ( Jatimnesia/ist).

Direktur RSDS Magetan dr Rochmad Santoso Memberikan Wejangan Kepada Pegawai. ( Jatimnesia/ist).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Direktur Rumah Sakit Dokter Sayidiman (RSDS) Magetan dr Rochmad Santoso memastikan seluruh pegawainya patuh dan tunduk pada aturan terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Dijelaskan Rochmad Santoso, dirinya aktif dalam berbagai kesempatan mengingatkan ASN dilingkup RSDS Magetan untuk tidak melakukan sesuatu yang memiliki arti memihak salah satu Pasangan calon (Paslon).

” Kami dalam berbagai kesempatan terus mengingatkan rekan – rekan pegawai rumah sakit untuk selalu menjaga netralitas pada pilkada,” ungkap Rochmad Santoso, Kamis (3/10).

Baca Juga :  KPU Magetan Siapkan 3 Kali Debat Cakada.

Dibeberkan Direktur RSDS Magetan, peran pegawai dilingkup rumah sakit adalah melayani sepenuh hati kesehatan masyarakat, dan tidak terlibat dalam aktifitas politik.

” Kita selalu pahamkan kepada rekan – rekan, tanggung jawab kita jauh lebih besar, yakni kesehatan masyarakat Magetan. Jadi kosentrasi penuh pada tanggungjawab tersebut,” ungkap Rochmad Santoso.

Baca Juga :  Dibalik Pembelian Mobdin Mewah Pejabat, Ribuan Warga Magetan Masih Tempati RTLH dan Terdata Miskin.

Direktur mengakui keterbatasan pengawasan pada pegawai RSDS Magetan, artinya jika masyarakat menemukan bukti ASN RSDS Magetan tidak netral dapat melaporkan kepada Instansi yang telah ditunjuk oleh Undang – Undang.

” Kami mungkin ada keterbatasan dalam pengawasan, jika masyarakat mendapatkan bukti ASN RSDS tidak netral dapat melaporkan kepada pihak terkait yang ditunjuk oleh Undang – Undang,” pungkas dr Rochmad Santoso.

Berita Terkait

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.
Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB