Disperindag Magetan Bakal Racik Ulang PPU Maospati.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati.

Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan akan meracik ulang Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati.

Namun, Pemkab Magetan tidak akan gegabah dalam mengambil tindakan dalam proyek face off area pasar yang berada didepan Terminal Maospati tersebut.

” Amanah pak Pj Bupati Magetan harus efisien penggunaan anggaran untuk PPU Maospati,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan Sucipto melalui Kepala Bidang ( Kabid) Pasar Kiki Indriyani, Rabu (10/7).

Dijabarkan Kiki Indriyani, Pemkab Magetan menyiapkan anggaran Rp 800 juta untuk memoles Fasilitas umum (Fasum) serta sektor pendukung di PPU Maospati mulai Pos Ojek, Toilet serta Warung kopi (Warkop) sebagai pendukung operasional Terminal Maospati yang buka 24 jam.

Baca Juga :  PSU Pilkada Magetan : Bunda Nanik Banjir Doa Kemenangan Dari Masyarakat.

” Kami akan lengkapi fasum diarea PPU Maospati, mulai Toilet, pos ojek yang representatif juga area Warkop,” beber Kiki Indriyani.

Namun, Disperindag Kabupaten Magetan akan fokus menunggu terbitnya Pendapat Hukum atau Legal Opinion ( LO) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan terkait status hukum PPU Maospati tersebut.

Baca Juga :  RSDS Magetan Layani Pengobatan Ramuan Tradisional.

” Untuk memulai proyek PPU Maospati, kita akan menunggu terbitnya LO dari Kejari Magetan agar semua terang benderang,” ujar Kabid Pasar Disperindag Magetan.

Kiki Indriyani memaparkan, Disperindag Kabupaten Magetan sejak tahun 2017 tidak menerbitkan perijinan berjualan kepada siapapun di area PPU Maospati.

” Mereka ditarik restrubusi karena beraktifitas di aset Pemkab Magetan. Sedangkan ijin berjualan sejak tahun 2017 sudah tidak terbit kembali,” pungkasnya.

Penulis : Septian bayu

Berita Terkait

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.
Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB