Ditemukan Kasus HIV AIDS, Belasan Warung Di Pasar Janti Ponorogo Dirobohkan.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perobohan Belasan Warung Di Pasar Janti Ponorogo.

Perobohan Belasan Warung Di Pasar Janti Ponorogo.

PONOROGO, JATIMNESIA.COM  –  Belasan bangunan di area Pasar Janti Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo diratakan oleh pemerintah desa ( Pemdes) setempat, Selasa (26/8).

Pembongkaran 16 bangunan ini merupakan tindak lanjut atas dugaan alih fungsi menjadi tempat prostitusi terselubung, dengan temuan sejumlah pekerja warung terdeteksi positif Human Immunodeficiency Virus (HIV) Acquired Immune Deficiency Syndrome ( AIDS).

” Yang belakang itu dimanfaatkan yang tidak benarlah, untuk remang-remang. Menurut kesehatan tidak baik dan menurut agama ya tidak baik. Semua sudah sepakat dirubah yang bagus,” kata Kepala Desa Ngrupit Suherwan, Selasa (26/8).

Baca Juga :  Warga Magetan : Jangan Pilih Cabup Pelanggar Perda !

Rencananya lokasi ini akan dirubah menjadi rest area terbuka yang bisa digunakan oleh masyarakat sekitar.

” Nanti belakang kita bangun ruko-ruko terus nanti mungkin ada kaki lima mungkin di depan yang bersih, kalau mungkin masyarakat disini bisa jalan-jalan sore menyuapi anak dan sebagainya,” jelas Kades Ngrupit.

Pantauan Memorandum di lokasi, sejumlah warga terlihat mengais bekas-bekas material bangunan yang masih bisa digunakan kembali.

Salah satu pemilik ruko makanan dan minuman (Mamim), Wati (50), mengaku hanya bisa pasrah ketika ruko yang telah puluhan tahun dibelinya diratakan dengan tanah menggunakan alat berat.

Baca Juga :  Siswa Sekolah Rakyat Ponorogo Diajari Berkebun dan Beternak.

” Itu kan memang tanahnya desa. Ya tidak apa-apa. Ikut saja aturan desa bagaimana. Dulu kan saya awalnya beli ke orang,” ungkapnya.

Diakui Wati, pemdes setempat sama sekali tidak memberikan bantuan maupun melakukan relokasi kepada pedagang-pedagang yang terdampak penggusuran tersebut. “ Tidak dapat ganti rugi,” tuturnya.

Wati berharap ada prioritas kepada dirinya apabila nanti lokasi itu benar-benar dibangun rest area dan lokasi UMKM.

” Harapan saya nanti kalau memang mau dibangun lagi ya saya minta diberikan tempat lagi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kejari Terbitkan Surat Sita, Anggota DPRD Ponorogo Kembalikan Uang Tunjangan Perumahan.
Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Kejaksaan Sita Uang Tunai Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi.
Ratusan Warga Ponorogo Datangi Tipikor Surabaya Mohon Sugiri Sancoko Dibebaskan.
Mayat Janda Ditemukan Bersimbah Darah Di Ponorogo
Ratusan Sopir Truk Lurug DPRD Ponorogo.
KAKEK DI PONOROGO RUDA PAKSA ANAK 7 TAHUN SELAMA 2 TAHUN.
Jalan Nasional Ponorogo – Madiun Amblas 5 Meter.
KPK Beberkan Kronologi Kasus OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Kejari Terbitkan Surat Sita, Anggota DPRD Ponorogo Kembalikan Uang Tunjangan Perumahan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Kejaksaan Sita Uang Tunai Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Ratusan Warga Ponorogo Datangi Tipikor Surabaya Mohon Sugiri Sancoko Dibebaskan.

Senin, 26 Januari 2026 - 18:18 WIB

Mayat Janda Ditemukan Bersimbah Darah Di Ponorogo

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:33 WIB

Ratusan Sopir Truk Lurug DPRD Ponorogo.

Rabu, 26 November 2025 - 16:21 WIB

KAKEK DI PONOROGO RUDA PAKSA ANAK 7 TAHUN SELAMA 2 TAHUN.

Jumat, 21 November 2025 - 22:02 WIB

Jalan Nasional Ponorogo – Madiun Amblas 5 Meter.

Minggu, 9 November 2025 - 03:08 WIB

KPK Beberkan Kronologi Kasus OTT Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB