Kunjungan Ke Graha Literasi Magetan Minim.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 25 Oktober 2024 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Graha Literasi Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Gedung Graha Literasi Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN [Jatimnesia.com] – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan Suhardi mengakui jika kunjungan masyarakat ke Gedung Graha Literasi Magetan masih sangat minim.

Selain letaknya yang jauh dari area kota, koleksi buku di gedung literasi masih sangat minim, jauh jika dibandingkan dengan Perpustakaan daerah (Perpusda) Magetan.

” Kalau kunjungan satu dua siswa memang disana kami akui masih sangat sedikit, karena memang kalau kunjungan personal-personal itu kebanyakan disini, memang dari sisi lokasi kan strategis terus koleksi buku itu yang lebih lengkap memang disini, karena memang disana itu yang konten-konten lokal. Jadi memang kami selalu berupaya memberikan informasi yang menarik kepada masyarakat untuk bisa berkunjung kesana,” kata Suhardi, Jumat (25/10).

Baca Juga :  Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono Sidak Proyek Sirkuit Magetan Rp 15 Miliar.

Padahal, proyek gedung literasi yang terletak di jalan raya Plaosan – Sidorejo tersebut telah menelan anggaran belasan miliar rupiah.

” Kalau yang bersumber dari pusat perpusnas APBN DAK itu khan sepuluh miliar, itu bangunan fisiknya belum sarpras pendukungnya. Kalau ditotal general kurang lebih yang dari pusat itu hampir kisaran 13 miliar. Kalau pembangunan yang bersumber dari APBD itu khan dibiayai oleh dinas PUPR,” pungkas Kepala Dinas Arpus Magetan.

Baca Juga :  Pj Bupati Magetan Copot Jabatan Kades Ngariboyo.

Sebagai informasi, polemik permasalahan gedung literasi memang beragam, selain berada jauh dari pusat kota, keberadaan kandang ayam yang bersebelahan dengan gedung literasi tersebut juga kerap menyebarkan bau tidak sedap.

Tidak jarang, masyarakat yang datang ke gedung literasi Magetan mengeluh dengan bau kotoran ayam dari sisi utara gedung tersebut.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Buruh Pabrik Rokok Hingga Maskin Magetan Bakal Dapat BLT.
Aktivis Soroti Proses Penggantian Ketua DPRD Magetan.
Terus Diprotes Warga, Galian C Sayutan Magetan Ditutup Dinas ESDM Jatim.
PKB Belum Ajukan Pengganti Suratno, Plt Ketua DPRD Magetan Dijabat Legislator PDI Perjuangan. ‎
Lahan Pasar Hewan Plaosan Magetan Diduga Tergerus Proyek KDKMP Desa Buluharjo
Pengisian Jabatan Kepala OPD Pemkab Magetan Tak Lagi Open Bidding.
PAW Anggota DPRD Magetan Nur Wakhid Terkesampingkan Paska Suratno Ditahan.
Puluhan Desa di Magetan Kumuh.

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:32 WIB

Buruh Pabrik Rokok Hingga Maskin Magetan Bakal Dapat BLT.

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:21 WIB

Aktivis Soroti Proses Penggantian Ketua DPRD Magetan.

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:58 WIB

Terus Diprotes Warga, Galian C Sayutan Magetan Ditutup Dinas ESDM Jatim.

Senin, 25 Mei 2026 - 15:46 WIB

PKB Belum Ajukan Pengganti Suratno, Plt Ketua DPRD Magetan Dijabat Legislator PDI Perjuangan. ‎

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:09 WIB

Lahan Pasar Hewan Plaosan Magetan Diduga Tergerus Proyek KDKMP Desa Buluharjo

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:42 WIB

Pengisian Jabatan Kepala OPD Pemkab Magetan Tak Lagi Open Bidding.

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:51 WIB

PAW Anggota DPRD Magetan Nur Wakhid Terkesampingkan Paska Suratno Ditahan.

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:52 WIB

Puluhan Desa di Magetan Kumuh.

Berita Terbaru

Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Kabupaten Magetan Dwi Tjahyo Aribowo.

Politik & Pemerintahan

Buruh Pabrik Rokok Hingga Maskin Magetan Bakal Dapat BLT.

Minggu, 14 Jun 2026 - 09:32 WIB

Ketua Republik Damai Jawa Timur, Norman Susanto.

Politik & Pemerintahan

Aktivis Soroti Proses Penggantian Ketua DPRD Magetan.

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:21 WIB

Tim Gabungan Menyidak Lokasi Tambang

Politik & Pemerintahan

Terus Diprotes Warga, Galian C Sayutan Magetan Ditutup Dinas ESDM Jatim.

Kamis, 11 Jun 2026 - 09:58 WIB