Peluang Usaha Pupuk Kandang Limbah KSL Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 28 Oktober 2024 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Area Wisata KSL Disnakkan Magetan.( Joko Nugroho/Magetan).

Area Wisata KSL Disnakkan Magetan.( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Kabupaten Magetan memiliki berbagai varian obyek wisata, salah satu destinasi unggulan saat ini Kampung Susu Lawu (KSL).

Lokasinya tidak jauh dari obyek wisata Telaga Sarangan, berada di Lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.

Seperti nama destinasinya kampung susu, ratusan ekor sapi dikelola ditempat ini, dilokasi tersebut susu sapi tidak hanya dikosumsi menjadi susu, namun diolah menjadi berbagai bahan makanan.

Disisi lain, potensi yang dapat dimanfaatkan dari keberadaan KSL adalah pengolahan feses atau kotoran sapi yang memiliki kandungan unsur hara untuk menyuburkan tanaman serta bahan fotosintesis.

Baca Juga :  Eks PPU Maospati Laku Lelang Rp 86 Juta, Deadline 21 Hari Pembersihan.

” Potensi yang luar biasa, karena ada beberapa desa limbah ini justru menjadi sesuatu yang potensi sebagai usaha,” kata Kepala Disnakkan Magetan drh. Nur Haryani, Senin (28/10).

Dijabarkan Nur Haryani, satu ekor sapi mampu menghasilkan 15-20 Kilogram (Kg) feses perhari, sehingga tidak kurang 5 ton limbah di KSL. Sedangkan di KSL terdapat ratusan ekor sapi.

Baca Juga :  Face Off Pasar Sayur Masuk Program Strategis Bupati Magetan.

” Kalau dari populasi kisaran 250, kalau hitungannya per ekor sapi kira-kira limbah basahnya 15 sampai 20 kilogram, kalau tidak salah kurang lebih ada lima ton feses basah perhari,” beber Kepala Disnakkan Magetan.

Disisi lain, Disnakkan Magetan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan ( DLHP) telah berupaya mengelola feses sapi tersebut.

” Bersama DLH juga sudah dibuatkan pengolahan limbah cairnya, sampai saat ini kita terus berupaya terkait pengelolaan limbahnya,” pungkas drh Nur Haryani.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Unmer Madiun Perkuat Pemasaran Digital IKM Magetan
Direlokasi Ke Area Baru, Pedagang Eks Stadion Yosonegoro Magetan Mengeluh Omset Anjlok.
Pemkab Gaungkan Revitalisasi Pasar Sayur Magetan.
N Kos Maospati Pilihan Tepat Indekos Mahasiswi Unesa Magetan
Disiapi 2 Ribu Lebih Loker, Magetan Job Fair Hanya Diminati 1.700 Pencaker.
N Kost Maospati Solusi Sewa Kamar Harian Kaum Hawa Di Magetan.
N Kost Maospati Pilihan Tepat Mahasiswa UNESA Magetan.
BGN Minta SPPG Beli Telur Ke Peternak Lokal Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Unmer Madiun Perkuat Pemasaran Digital IKM Magetan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:50 WIB

Direlokasi Ke Area Baru, Pedagang Eks Stadion Yosonegoro Magetan Mengeluh Omset Anjlok.

Senin, 20 Juli 2026 - 15:50 WIB

Pemkab Gaungkan Revitalisasi Pasar Sayur Magetan.

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:04 WIB

N Kos Maospati Pilihan Tepat Indekos Mahasiswi Unesa Magetan

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:40 WIB

Disiapi 2 Ribu Lebih Loker, Magetan Job Fair Hanya Diminati 1.700 Pencaker.

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:36 WIB

N Kost Maospati Solusi Sewa Kamar Harian Kaum Hawa Di Magetan.

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:48 WIB

N Kost Maospati Pilihan Tepat Mahasiswa UNESA Magetan.

Senin, 1 Juni 2026 - 15:23 WIB

BGN Minta SPPG Beli Telur Ke Peternak Lokal Magetan.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB