MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Proyek Sekolah Rakyat (SR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kabarnya akan mulai digarap pada akhir tahun 2026, Kamis (23/7).
Lokasi SR Kabupaten Magetan berada di jalan raya Maospati – Ngawi, tepatnya di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, mengatakan pengalihan saluran irigasi pertanian dan drainase menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan agar proyek program nasional itu dapat segera berjalan.
” Yang memerlukan perhatian nanti pengalihan irigasi dan drainase, karena disitu ada irigasi yang mengaliri beberapa hektare sawah di sebelah lahan SR”, katanya, Kamis (23/7).
Dijelaskan Elmy, dari total lahan seluas 5,6 Hektare yang disediakan, baru sebagai kecil yang sudah dilakukan pengurugan, sementara sisanya masih berdiri tanaman tebu.
” Nah yang belum clear itu karena sekarang masih ada tebunya. Tebunya mau ditebang kontraknya sudah habis. Setelah ditebang nanti kelihatan lahannya, nanti PUPR akan meng-clear, clear itu artinya apakah dikupas atau nanti tetap ditambah urugan”, jelas Elmy Kurniarto Widodo.
Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum dalam kunjungan Verifikasi memberikan sejumlah catatan berkaitan dengan perizinan yang harus dipastikan ada, sebelum sekolah itu berdiri.
” Catatannya terkait dokumen lingkungan, Amdal Lalin, PBG atau izin bangunan itu sama komitmen utilitas, misalkan kecukupan air bersihnya”, ungkapnya.
Diprediksi pembangunan sekolah bakal segera dimulai pada akhir tahun 2026 ini.
” Kita sudah ditetapkan sebagai lahan yang siap. Itu tinggal kontrak saja oleh PU kontrak pembangunan, katanya antara Oktober atau November tahun ini”, pungkas Kepala Dinsos Magetan.
Penulis : Joko Nugroho









