Update Relokasi Pasar Hewan Maospati Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Agustus 2024 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Magetan Melihat Tanah Aset Kelurahan Maospati. ( Septian Bayu/Magetan).

Pemkab Magetan Melihat Tanah Aset Kelurahan Maospati. ( Septian Bayu/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih memantau lahan yang akan dijadikan relokasi Pasar Hewan Maospati.

Sementara aset Pemkab Magetan yang telah dipantau adalah sebidang tanah di barat Puskesmas Maospati, lahan di Kelurahan Kraton dan aset Kelurahan Mranggen.

” Ada beberapa yang bisa kami coba, diantaranya tanah di Kelurahan Maospati, Kraton dan Kelurahan Mranggen, ” kata Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Barang Milik Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan Bambang Eko Suhardi, Rabu (21/8).

Baca Juga :  Bawaslu Magetan Terima Laporan Dugaan Penggelembungan Suara dan Pemilih Ganda.

Dibeberkan Bambang, BPKPD mencari lokasi yang memiliki akses jalan memadai dan mendukung sarana lainnya. Salah satu wilayah potensi dari ketiga aset Pemkab Magetan yakni tanah di barat Puskesmas Maospati.” Seputaran lahan belakang puskesmas maospati sampai jalan ke utara yang tembusannya TPS 3R, ” bebernya.

Pantauan jatimnesia, tanah aset Pemkab Magetan di barat Puskemas Maospati sangat dekat dengan jalan poros Solo – Madiun. Namun jalur masuk ke tanah aset milik daerah tersebut telah ditempati puluhan Kepala Keluarga (KK) yang juga diatas lahan Pemkab Magetan.

Baca Juga :  Berdiri Di Tanah Aset Magetan, Belasan Rumah Warga Maospati Dirobohkan.

Sebagai informasi, alasan Pemkab Magetan merelokasi Pasar Hewan Maospati karena akan dirubah menjadi area Food Court atau Pusat jajaran selera rakyat (Pujasera). Proyek tersebut untuk mendukung keberadaan Kampus 5 UNESA Magetan yang berada di Kecamatan Maospati.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.
Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB