Pasca Covid-19, Pariwisata Kupang Optimis Makin Maju

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 22 Juli 2024 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Destinasi Wisata di Kupang, NTT.

Destinasi Wisata di Kupang, NTT.

KUPANG, NTT– [ Jatimnesia.com] – Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Josephina M.D. Gheta optimis pariwisata di Kota Kupang akan semakin maju.

Hal ini setelah pariwisata dunia sempat terguncang karena wabah Corona, hampir tiga tahun lamanya. Namun kini wisatawan mulai datang kembali.

“Wisata di Kupang memiliki kekuatan tersendiri sebab menonjolkan ciri khas kota yang multikultural dan multietnis,” ujar Josephina M.D. Gheta.

Masyarakat Kupang pun dapat melestarikan budaya daerah yang ada di kota ini dengan berkesinambungan secara baik.

Baca Juga :  Pemdes Dapat Ajukan Pinjam Pakai Gedung Bekas SD Ke Bupati Magetan

“Kita tahu bahwa Kota Kupang terdiri dari penduduk yang multikultural dan memiliki adat istiadat dan budaya tersendiri sehingga dijadikan miniatur dari Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar Josephina.

Berwisata ke Kupang juga akan memanjakan mata pengunjung sebab terdapat pantai-pantai indah yang bersih serta tidak terlalu jauh dari kota.

“Misalnua saja Pantai Kelapa Lima yang dekat dsri kota. Pantai ini selain indah juga menjadi arena favorit untuk anak muda bersantai dan berswafoto,” tambahnya.

Baca Juga :  Jujugan Wisata Favorit Di Jatim, Magetan Kantongi PAD Miliaran.

Josephina menyarankan, bila sedang berada di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), untjk menyempatkan berkunjung ke Pantai Kelapa Lima.

Tempat wisata ini jadi salah satu andalan di Kota Kupang, terutama setelah penataan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahu 2022.

“Pantai ini juga sudah dikunjungi Bapak Presiden Jokowi, serta dapat memandang matahari tenggelam dengan indah dari tepiannya,” tandas Josephina.

Berita Terkait

Pemkab Magetan Rubah TPS Sarangan Jadi RTH.
Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.
Anggota DPR RI Minta Pemkab Magetan Serius Kelola Area Wisata.
Sektor Pariwisata Magetan Terdampak Ekonomi Lesu.
H+1 Lebaran, Tidak Ada Penumpukan Kendaraan Di Jalur Wisata Magetan.
Tradisi Larung Sesaji Telaga Sarangan Magetan.
Harga Mamin Di Sarangan Magetan Dikeluhkan Mahal.
Serunya liburan di Mojosemi Forest Park Magetan.

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:46 WIB

Pemkab Magetan Rubah TPS Sarangan Jadi RTH.

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:03 WIB

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:24 WIB

Anggota DPR RI Minta Pemkab Magetan Serius Kelola Area Wisata.

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:06 WIB

Sektor Pariwisata Magetan Terdampak Ekonomi Lesu.

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:01 WIB

H+1 Lebaran, Tidak Ada Penumpukan Kendaraan Di Jalur Wisata Magetan.

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:41 WIB

Tradisi Larung Sesaji Telaga Sarangan Magetan.

Kamis, 8 Januari 2026 - 06:57 WIB

Harga Mamin Di Sarangan Magetan Dikeluhkan Mahal.

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:35 WIB

Serunya liburan di Mojosemi Forest Park Magetan.

Berita Terbaru

Peninjauan TPS Sarangan.

Pariwisata

Pemkab Magetan Rubah TPS Sarangan Jadi RTH.

Kamis, 30 Jul 2026 - 15:46 WIB

Sidang Gugatan Wanprestasi Tergugat Sriasih di PN Magetan.

Hukum & Kriminal

Tak Bayar Pinjaman Rp 70 Juta, Sriasih Digugat Ke PN Magetan.

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:41 WIB

Plt Ketua DPRD Kabupaten Magetan Suyatno.( Joko Nugroho/Magetan).

Politik & Pemerintahan

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Rabu, 29 Jul 2026 - 15:48 WIB