Fasilitas Antar Obat Pasien RSDS Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 25 Februari 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stan Layanan Antar Obat Pos Indonesia di RSDS Magetan.

Stan Layanan Antar Obat Pos Indonesia di RSDS Magetan.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Rumah Sakit Dokter Sayidiman (RSDS) Kabupaten Magetan bekerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk melayani antar paket obat kepada pasien.

Apoteker Depo Farmasi Rawat Inap RSDS Magetan Reza Yoga Arianto mengatakan, penambahan fasilitas antar obat untuk pasien tersebut dilatarbelakangi banyaknya pasien IGD yang keperluannya hanya menunggu obat.

“ Jadi untuk masyarakat yang ingin mengunakan jasa layanan pengantaran obat dirawat inap, menunggu obat bisa mengunakan fasilitas tersebut, “ ucapnya, Selasa (25/2).

Baca Juga :  Live Penyerahan Rekomendasi Partai Demokrat Pilkada 2024.

Reza menjabarkan, untuk jasa antar obat pasien RSDS Magetan hanya dibebani biaya Rp 10 ribu yang akan sampai dalam kurun waktu 1X24 jam. “ Untuk biaya jauh dekat sama, sepuluh ribu rupiah, “ ungkapnya.

Sebagai informasi, RSDS Magetan juga memiliki klinik pengobatan menggunakan obat dan teknik tradisional bernama bagas waras.

“ Klinik bagas waras dibuka kurang lebih sudah satu tahun. Pasien akan diberikan pelayanan kesehatan akupuntur dan lainya dengan bahan tradisional, “ kata dr Deni Sulistiorini, Penanggung jawab Yankenstrad RSDS Magetan.

Baca Juga :  Dinkes Ngawi Beri Pelatihan Bedah Tikus Untuk Cegah Leptospirosis.

Klinik Bagas Waras menyediakan layanan obat herbal, diantaranya obat herbal untuk penyakit asam urat, tensi tinggi serta kolesterol.“ Obat herbal itu bisa membantu dalam sistem pengobatan atau terapi yang diberikan dokter spesialis, “ pungkasnya.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Kisah Pilu Warga Ponorogo, Anak Meninggal Karena TBC, Sisakan Biaya Pengobatan Jutaan Rupiah.
Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB

Tim Disperkim Magetan Melakukan Kunjungan Lapangan Di Salah Satu RTLH.

Politik & Pemerintahan

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:40 WIB