Masyarakat Senang Bupati Magetan Sulap Totok Maospati Jadi Fasilitas Kesehatan.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Agustus 2025 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti

MAGETAN, JATIMNESIA.COM- Kabar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan berencana mengembangkan Puskesmas Maospati di lahan aset daerah diwilayah totok Kelurahan/Kecamatan Maospati disambut baik masyarakat.

Warga berharap wacana Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti itu segera direalisasikan.

” Kalau berobat ke Magetan jauh, ke Madiun juga jauh, alhamdulilah jika Maospati akan dikembangkan Puskesmasnya,” kata Muhammad Ridwan ( 42) warga Kecamatan Maospati, Jumat ( 8/8).

Diungkapkan Ridwan, rencana Bupati Magetan memanfaatkan tanah aset Totok Maospati menjadi layanan kesehatan sangat tepat, karena mempermudah masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan.

Baca Juga :  Waspada, DBD dan Diare Marak Jangkiti Anak Di Magetan.

” Bupati Nanik sangat tepat ya saya kira, karena kondisi Puskesmas Maospati juga sangat sempit jika dibanding Puskesmas – Puskesmas lain di Magetan, padahal lokasinya sangat strategis untuk layanan medis,” bebernya.

Keberadaan Puskesmas Maospati yang baik dapat mendukung keberadaan kampus UNESA di Maospati yang memiliki Mahasiswa pendatang agar mudah mendapatkan layanan medis.

” Maospati saat ini sangat padat dengan Mahasiswa UNESA, dengan adanya peningkatan kualitas kesehatan Puskesmas Maospati tentu akan sangat mendukung,” pungkas laki – laki yang berprofesi sebagai pedagang sembako tersebut.

Baca Juga :  KPU Magetan Siapkan 3 Kali Debat Cakada.

Sebagai informasi, Pemkab Magetan memastikan akan memanfaatkan lahan aset di Totok Maospati sebagai peningkatan kualitas Puskesmas Maospati.

“ Totok sudah kita rapatkan kemarin. Pemanfaatannya tetap nanti untuk pengembangan Puskesmas, “ kata Pj Sekda Magetan Muhtar Wahid, Kamis ( 7/8).

Pun, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dr. Rohmat Hidayat mengamini kabar tersebut. ” ” Dari hasil rapat seperti itu, untuk pengembangan Puskesmas Maospati, UGD dan Rawat Inap,” ujar Kadinkes Magetan, Kamis ( 7/8).

Berita Terkait

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB