Polemik Eco Bambu Park Magetan, Ini Payung Hukumnya!

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 27 April 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi eco bambo park Magetan.

Lokasi eco bambo park Magetan.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Kasak – kusuk wacana pengalihan sisa area Eco Bambo Park (EBP) di Kelurahan Tinap Kecamatan Sukomoro menjadi lahan tanaman pangan terus mengemuka di kalangan Internal Pemerintah kabupaten ( Pemkab) Magetan maupun publik Magetan.

Wacana tersebut muncul dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Magetan dengan Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) terkait EBP pada pertengahan April 2025 lalu.

Baca Juga :  Admin Medsos Di Ponorogo Jadi Tersangka.

Sumber jatimnesia menyebut, pemanfaatan barang milik daerah sebagai kawasan tematik hutan bambu merupakan Keputusan Bupati Magetan Nomor 188/297/Kept./403.013/2023 tentang Penetapan Status Penggunaan Barang Milik Daerah Pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magetan.

” Dalam Keputusan Bupati jelas jenis tanamannya, kalau dirubah seyogyanya harus mencabut keputusan tersebut dan merubahnya,” ungkap sumber media ini, Minggu ( 27/4).

Baca Juga :  PSU Pilkada Magetan : Siapkan Bujet Hibah Rp 10 Miliar.

Sebagai informasi, dalam SK yang terbit 22 September 2023 tersebut, disebutkan kurang lebih 9 bidang barang milik daerah yang didapatkan Pemkab Magetan dengan cara membeli tersebut terdaftar untuk hutan taman wisata dengan tanaman tematik bambu.

Berita Terkait

DPRD Bentuk Pansus Bahas Jawaban Kepala Daerah Soal R-APBD Ponorogo 2027.
Pokir DPRD Magetan Puluhan Miliar Ditangguhkan KPK
TKD Merosot Rp 142,33 Miliar, DPRD Ponorogo Desak Pemkab Atur Ulang Prioritas APBD 2027
Tekan Biaya Produksi Petani Tembakau, Ponorogo Gelontorkan DBHCHT Rp 3 Miliar
Dorong Kesetaraan Gender, Plt Bupati Ponorogo Ingin Banyak Perempuan Duduki Jabatan Esellon II dan III
Dituding Ancam Ketersediaan Air, Pegiat Lingkungan Ponorogo Desak Proyek Geotermal Dihentikan
Jadi Jaringan Kota Kreatif UNESCO, Ponorogo dan Ambon Jajaki Kerja Sama Seni Budaya
BPBD Magetan Bakal Diubah Type A, Karpet Merah ASN Eselon II.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:39 WIB

DPRD Bentuk Pansus Bahas Jawaban Kepala Daerah Soal R-APBD Ponorogo 2027.

Jumat, 6 November 2026 - 09:06 WIB

Pokir DPRD Magetan Puluhan Miliar Ditangguhkan KPK

Senin, 2 November 2026 - 16:28 WIB

Tekan Biaya Produksi Petani Tembakau, Ponorogo Gelontorkan DBHCHT Rp 3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 16:26 WIB

Dorong Kesetaraan Gender, Plt Bupati Ponorogo Ingin Banyak Perempuan Duduki Jabatan Esellon II dan III

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Dituding Ancam Ketersediaan Air, Pegiat Lingkungan Ponorogo Desak Proyek Geotermal Dihentikan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadi Jaringan Kota Kreatif UNESCO, Ponorogo dan Ambon Jajaki Kerja Sama Seni Budaya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:54 WIB

BPBD Magetan Bakal Diubah Type A, Karpet Merah ASN Eselon II.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Dana Transfer Ponorogo Dipangkas Rp 142 Miliar, DPRD Soroti Nasib Infrastruktur Desa Hingga Utang PEN.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno saat memimpin rapat Paripurna.

Politik & Pemerintahan

DPRD Bentuk Pansus Bahas Jawaban Kepala Daerah Soal R-APBD Ponorogo 2027.

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:39 WIB

Terduga Pelaku Kabur Mengendarai Sepeda Motor.

Hukum & Kriminal

Anak Bawah Umur Di Magetan Jadi Korban Pencabulan dan Kekerasan.

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:34 WIB

Ketua DPRD Magetan, Riyin Nur Asiyah,

MAGETAN

Pokir DPRD Magetan Puluhan Miliar Ditangguhkan KPK

Jumat, 6 Nov 2026 - 09:06 WIB

Sekda Ponorogo Agus Sugiharto dan Ketua DPRD Dwi Agus Prayitno serta Sekretaris BPPKAD Ponorogo Hendry Supriyanto saat memulai pengundian Pajak Ekstravaganza 2026.

Ekonomi & Bisnis

BPPKAD Ponorogo Undi Hadiah Pajak Ekstravaganza, Ada Yamaha X-MAX

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:05 WIB