MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Hama wereng menyerang sejumlah lahan tanaman padi di Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Kamis (17/7).
Dampaknya tanaman padi berumur 20 hari kerdil atau tidak normal berpotensi gagal panen.
” Satu minggu itu sudah kelihatan ada bibit-bibit wereng sudah ada. Sudah disemprot sama petani minimal dua kali atau tiga kali, ternyata semakin banyak jadi kewalahan,” kata Ketua Kelompok Tani Bumi Rahayu Desa Banjarpanjang, Kadimun (54), Kamis (17/7).
Khawatir serangan wereng meluas, Kadimun mengaku telah melaporkan kepada petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) setempat.
” Ini sebenarnya sudah memakan biaya terlalu banyak, untuk obat-obatan dan sebagainya itu membengkak. Jadi petani pusing sendiri,” ungkapnya.
Dijabarkan Ketua Kelompok Tani Bumi Rahayu Desa Banjarpanjang, ada tujuh hektar lahan milik sejumlah petani yang dilakukan penyemprotan oleh pihak terkait.
“ Ini sekitaran ada tujuh hektar untuk penyemprotan hari ini,” jelasnya.
Petugas POPT Kecamatan Ngariboyo, Nur Hadi, mendeteksi ada dua hektar lahan tanaman padi yang terdapat populasi hama wereng. Diperkirakan hama tersebut berasal dari desa sebelah.
“ Yang ada populasinya di barat sana sekitar satu hektar kemudian yang di sebelah utara sini ada sekitar satu hektar, itu baru populasi. Werengnya disini itu migrasi dari Joketro kemudian dari Sundul itu migrasinya ke sini,” tuturnya.
Penyemprotan menggunakan pesawat nirawak drone pertanian milik Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan ( TPHP) Kabupaten Magetan akan dihentikan jika populasi hama sudah dibawah ambang pengendalian.
“ Kalau nanti populasinya sudah berkurang dibawah ambang pengendalian itu disarankan berhenti untuk menyemprot insektisida. Kalau ternyata setelah penyemprotan massal ini populasinya masih, lanjut lagi,” tegas Nur Hadi.
Nur Hadi memastikan tidak ada laporan lain mengenai hama wereng di Kecamatan Ngariboyo.
“ Untuk Kecamatan Ngariboyo baru Banjarpanjang, karena tanaman padi untuk musim ketiga ini hanya ada di Desa Banjarpanjang dan Desa Pendem,” pungkas Petugas POPT Kecamatan Ngariboyo.
Penulis : Joko Nugroho








