Perbaiki Ujung Tombak (Desa) Yang Rusak.

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 Mei 2024 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa sebagai ujung tombak pemerintahan daerah, istilah itu kerap kita dengarkan dalam berbagai kajian serta dibaca dari bermacam literasi.

Baik pemerintah pusat, propinsi maupun daerah kucurun anggaran mengalir deras ke desa, karena dianggap sebagai striker untuk menjangkau kesejahteraan rakyat.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 146 Tahun 2023 Tentang Pengalokasian Dana Desa Setiap Desa, Penyaluran, Dan Penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024. Dana Desa tahun anggaran 2024 ditetapkan sebesar Rp 71.000.000.000.000,00 (tujuh puluh satu triliun rupiah). Sedangkan Dana Desa Kabupaten Magetan Tahun 2024 sebesar Rp 187.519.819.000,-

Baca Juga :  Dinas Dikpora Magetan Himbau Sekolah Terapkan MPLS Ramah.

Namun apa jadinya, ternyata dari desa pula embrio perilaku korupsi itu tumbuh. Oknum pemangku kebijakan tingkat desa malah memplokotho rakyat dengan karakter korupnya.

Rabu (8/5) kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menggiring Kepala desa (Kades) Ngariboyo Kecamatan Ngariboyo ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Magetan. Kades SMD, diduga memanipulasi laporan keuangan fiktif belanja Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2018-2019.

Adhayksa menyebut dari aksi culas Kades Ngariboyo tersebut negara rugi hingga Rp 200 juta lebih. Sebegitu korupkah oknum pejabat desa itu, menggunakan laporan hoax untuk mengeruk uang rakyat.

Baca Juga :  Kasatlantas Magetan Minta Sekolah Tidak Tergiur Sewa Armada Murah.

Karakter korup dari pemerintahan terbawah negeri ini tidak boleh dibiarkan, harus diberangus. Tidak hanya tanggungjawab Aparat Penegak Hukum (APH) yang memiliki kewenangan menindak, namun upaya pencegahan juga menjadi beban seluruh elemen masyarakat.

Bahaya laten korupsi semestinya telah ditanamkan kepada anak – anak kita sedini mungkin. Agar dalam benak mereka tertanam perbuatan Haram dan berdosa jika melakukan perbuatan tersebut.(*).

Penulis : Noorbiyanto

Berita Terkait

Apa Maunya Rakyat Magetan ?
“Berebut Suara Tuhan” Di Bumi Magetan.
Mohon Maaf Lahir & Bathin.
Menebak Hergunadi (Pj Bupati Magetan)

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 21:36 WIB

Apa Maunya Rakyat Magetan ?

Kamis, 9 Mei 2024 - 10:15 WIB

Perbaiki Ujung Tombak (Desa) Yang Rusak.

Kamis, 25 April 2024 - 21:37 WIB

“Berebut Suara Tuhan” Di Bumi Magetan.

Rabu, 10 April 2024 - 13:51 WIB

Mohon Maaf Lahir & Bathin.

Minggu, 31 Maret 2024 - 17:02 WIB

Menebak Hergunadi (Pj Bupati Magetan)

Berita Terbaru

Peninjauan TPS Sarangan.

Pariwisata

Pemkab Magetan Rubah TPS Sarangan Jadi RTH.

Kamis, 30 Jul 2026 - 15:46 WIB

Sidang Gugatan Wanprestasi Tergugat Sriasih di PN Magetan.

Hukum & Kriminal

Tak Bayar Pinjaman Rp 70 Juta, Sriasih Digugat Ke PN Magetan.

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:41 WIB

Plt Ketua DPRD Kabupaten Magetan Suyatno.( Joko Nugroho/Magetan).

Politik & Pemerintahan

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Rabu, 29 Jul 2026 - 15:48 WIB

Kantor BKPSDM Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Selasa, 28 Jul 2026 - 15:34 WIB