Bupati Nanik Tak Komentar Keluhan Pelaku Usaha Terdampak Jalur Satu Arah Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Magetan Nanik Sumantri.

Bupati Magetan Nanik Sumantri.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Keluhan sejumlah pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di jalur satu arah Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Panglima Besar (P.B) Sudirman Magetan Kota belum mendapatkan respon Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti.

Bupati Magetan perempuan yang akrab disapa Nanik Sumantri itu memilih tidak menanggapi konfirmasi JATIMNESIA atas keluhan masyarakat yang terdampak aturan jalan satu arah itu. ” Sebenar, jangan dulu.” kata Bupati Magetan, Kamis (5/3).

Padahal tanggapan Nanik Sumantri sangat penting untuk keberlanjutan ekonomi warga Magetan yang terkena imbas penerapan jalan satu arah mulai Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani hingga Jalan P.B Sudirman itu.

Baca Juga :  Pemkab Fokus Jalan Daerah, Exit Tol Magetan Sebatas Mimpi.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pelaku usaha di Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani hingga Jalan P.B Sudirman mengaku jika penghasilannya anjlok sejak diterapkan jalur satu arah sejak Nanik Sumantri menjadi Wakil Bupati Magetan periode 2018-2023.

” Jadi sebelumnya yang dua arah itu kita untuk penghasilannya lumayan, kurang lebih satu hari itu 100 ribu lebih, sekarang satu arah itu dibawah 50 ribu”, ungkap Bambang Bimarjuno (50), salah satu UMKM di Jalur satu arah Jalan Diponegoro – hingga Jalan P B Sudirman.

Baca Juga :  Disdagnaker Pacitan Manfaatkan DBHCHT Untuk Pelatihan Keterampilan Masyarakat

Selain Bambang Bimarjuno, pengusaha lainnya, Putra Adinugroho berharap pemerintah setempat bisa melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalur di Kabupaten Magetan yang menurutnya kurang efektif serta menimbulkan efek negatif bagi perekonomian warga di sekitar jalur. ” Harapan saya ada perubahan di sini agar kota Magetan itu jalurnya rata rame semua.” ungkapnya.

Penulis : joko nugroho

Berita Terkait

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.
Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.
TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.
Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:31 WIB

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Berita Terbaru

Petugas Sedang Menangani Sampah.

Politik & Pemerintahan

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:02 WIB

BEN Carnival #5 Digelar Meriah Di Kota Blitar.

BLITAR RAYA

BEN Carnival #5 Digelar Meriah Di Kota Blitar.

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:25 WIB