NGAWI, JATIMNESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat.
Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dapat menjangkau hingga 46% ( persen) total seluruh penduduk Ngawi.
Untuk memastikan program ini menyentuh seluruh lapisan masyarakat, layanan CKG tersebar merata di 19 kecamatan.
Fasilitas kesehatan disiagakan 24 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) serta didukung penuh satu Klinik Detasemen Kesehatan Tentara (DKT).
Sejauh ini, program CKG mencatatkan rapor hijau pada kelompok usia produktif, yakni kelompok anak sekolah usia 7 hingga 18 tahun menjadi penyumbang capaian tertinggi dalam partisipasi pemeriksaan kesehatan gratis ini.
“ Layanan CKG penyumbang capaian tertinggi pada usia produktif, khususnya anak sekolah 7-18 tahun”, kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Ngawi drg. Retno Dewi Sulistiorini, Minggu (24/5).
Untuk mengejar serta mendongkrak sisa target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun 2026, Dinas terkait telah menyiapkan strategi jemput bola yang lebih agresif dan terintegrasi.
” Strategi utama kami untuk mendongkrak capaian target adalah dengan mengintegrasikan layanan CKG pada event-event massal yang ada di Kabupaten Ngawi, serta melalui program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perkantoran”, jelas drg. Retno Dewi Sulistiorini.
Langkah integrasi ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, terutama para pekerja kantoran dan warga yang sedang menghadiri acara publik, untuk mendeteksi kondisi kesehatan mereka secara dini tanpa harus sengaja datang ke fasilitas kesehatan.
Dengan kombinasi layanan merata di tingkat puskesmas dan strategi jemput bola di keramaian, Pemerintah Kabupaten Ngawi optimistis target cakupan 46% dapat terealisasi demi mewujudkan masyarakat Ngawi yang lebih sehat dan produktif. (Adv)
Penulis : Septian Bayu








