Dinkes Ngawi Integrasikan Program CKG Pada Event dan Perkantoran.

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas saat Lakukan pemeriksaan Di Kantor OPD.

Petugas saat Lakukan pemeriksaan Di Kantor OPD.

NGAWI, JATIMNESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan seluruh masyarakat.

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dapat menjangkau hingga 46% ( persen) total seluruh penduduk Ngawi.

Untuk memastikan program ini menyentuh seluruh lapisan masyarakat, layanan CKG tersebar merata di 19 kecamatan.

Fasilitas kesehatan disiagakan 24 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) serta didukung penuh satu Klinik Detasemen Kesehatan Tentara (DKT).

Sejauh ini, program CKG mencatatkan rapor hijau pada kelompok usia produktif, yakni kelompok anak sekolah usia 7 hingga 18 tahun menjadi penyumbang capaian tertinggi dalam partisipasi pemeriksaan kesehatan gratis ini.

Baca Juga :  Legislator Prov Jatim Sosialisasi Seni dan Budaya Di Pacitan.

“ Layanan CKG penyumbang capaian tertinggi pada usia produktif, khususnya anak sekolah 7-18 tahun”, kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Ngawi drg. Retno Dewi Sulistiorini, Minggu (24/5).

Untuk mengejar serta mendongkrak sisa target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun 2026, Dinas terkait telah menyiapkan strategi jemput bola yang lebih agresif dan terintegrasi.

” Strategi utama kami untuk mendongkrak capaian target adalah dengan mengintegrasikan layanan CKG pada event-event massal yang ada di Kabupaten Ngawi, serta melalui program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perkantoran”, jelas drg. Retno Dewi Sulistiorini.

Baca Juga :  Dinkes Ngawi Dorong Puskesmas Terapkan Pelayanan Penyehatan Tradisional

Langkah integrasi ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, terutama para pekerja kantoran dan warga yang sedang menghadiri acara publik, untuk mendeteksi kondisi kesehatan mereka secara dini tanpa harus sengaja datang ke fasilitas kesehatan.

Dengan kombinasi layanan merata di tingkat puskesmas dan strategi jemput bola di keramaian, Pemerintah Kabupaten Ngawi optimistis target cakupan 46% dapat terealisasi demi mewujudkan masyarakat Ngawi yang lebih sehat dan produktif. (Adv)

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.
Dinas PUPR Ngawi Rekonstruksi Jalan Poros Ngawi – Magetan
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Tahun Ajaran Baru Sekolah Rakyat Ngawi Ditarget Juli 2026.
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
Disperkim Ngawi Kaji Regulasi Ambil PSU Perumahan Yang Belum Diserahkan.
Bupati Ngawi Moratorium Rekrutmen ASN.
Dinkes Ngawi Siapkan Tim Medis 5 Poskes Dijalur Mudik.

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:51 WIB

Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:41 WIB

Dinas PUPR Ngawi Rekonstruksi Jalan Poros Ngawi – Magetan

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:31 WIB

Dinkes Ngawi Integrasikan Program CKG Pada Event dan Perkantoran.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:07 WIB

Tahun Ajaran Baru Sekolah Rakyat Ngawi Ditarget Juli 2026.

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Disperkim Ngawi Kaji Regulasi Ambil PSU Perumahan Yang Belum Diserahkan.

Sabtu, 11 April 2026 - 19:22 WIB

Bupati Ngawi Moratorium Rekrutmen ASN.

Berita Terbaru

KDKMP Desa Buluharjo Kecamatan Plaosan.

Politik & Pemerintahan

Lahan Pasar Hewan Plaosan Magetan Diduga Tergerus Proyek KDKMP Desa Buluharjo

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:09 WIB

Kantor PN Magetan.

Hukum & Kriminal

BPN Panen Gugatan Di Pengadilan Negeri Magetan.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:00 WIB