MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Sosok calon pengganti Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Magetan menjadi sorotan sejumlah pihak.
Aktivis Republik Damai Jawa Timur mengingatkan proses pergantian Ketua harus bersih dari tindakan gratifikasi maupun praktik politik dagang sapi, Kamis (11/6).
Ketua Republik Damai Jawa Timur Norman Susanto mengaku saat ini muncul desas-desus adanya upaya tidak benar demi memperebutkan jabatan orang nomor satu di lembaga Legislatif Magetan tersebut.
” Isu yang beredar dari beberapa jago itu sudah menjanjikan kepada partai, salah satunya untuk pembelian tanah untuk kantor, selain itu juga menjanjikan isunya itu menjanjikan uang, dan itu tidak sedikit, miliaran.” katanya, Kamis (11/6).
Norman Susanto berharap kasus yang menjerat Ketua DPRD Magetan Suratno tidak kembali terulang di masa depan.
” Jangan sampai di estafet berikutnya terjadi seperti itu lagi, sebagai calon Ketua dewan itu harus clear“, jelasnya.
Pihaknya berkomitmen melakukan pengawasan terhadap proses penggantian pimpinan Ketua DPRD Magetan, apabila terjadi kecurangan maka Republik Damai Jawa Timur tidak akan segan-segan menyeret pihak-pihak terkait ke ranah hukum.
” Jika nanti memang dugaan suap ini terjadi, ada indikasi. Saya akan melakukan tindakan hukum entah itu kejaksaan agung ataupun KPK. Pasti saya laporkan, Gratifikasi masuk, tindak pidana suap masuk”, pungkas Ketua Republik Damai Jawa Timur.
Penulis : Joko Nugroho








