Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lansia Penerima Program Bansos Bunda Kasih.

Lansia Penerima Program Bansos Bunda Kasih.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Jumlah penerima bantuan Program Bantuan sosial (Bansos) Bunda Kasih dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tahun ini turun drastis, Rabu (22/7).

Pemkab Magetan hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), untuk memberikan bantuan sebesar Rp 300 ribu per bulan selama 6 bulan bagi warga Lanjut Usia (Lansia).

” Total anggaran 1,2 miliar. 203 penerima, desil satu sampai desil lima yang mendapatkan perhatian dari APBD. Karena memang sangat terbatas ya. Targetnya Bunda Kasih itu sebenarnya banyak sekali, tapi kemampuan APBD hanya Itu”, kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan, Elmy Kurniarto Widodo, Rabu (22/7).

Baca Juga :  DPRD Dan Bupati Magetan Terpilih Didesak Update Perpres 80/2019.

Jumlah penerima bansos Bunda Kasih mengalami penyusutan jika dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya yang menyentuh kurang lebih 400 Lansia.

” Jauh sekali penurunannya, hampir dua kali lipatnya, tahun kemarin khan hampir 400 lebih”, jelas Elmy Kurniarto Widodo.

Baca Juga :  Pemkab Magetan Hentikan Perijinan Usaha Karaoke Sejak 2020.

Kepala Dinsos Magetan berharap para Lansia penerima manfaat program Bunda Kasih untuk bijak menggunakan uang bantuan tersebut.

” Sebaik-baiknya untuk pemenuhan kebutuhan dasar dan syukur-syukur kalau bisa untuk peningkatan gizi, pengobatan, dan sebagainya yang tidak tertanggung oleh BPJS”, ujarnya.

Elmy Kurniarto mengakui saat ini tidak sedikit Lansia di Kabupaten Magetan yang memerlukan uluran tangan dari pemerintah daerah lewat program Bunda Kasih tersebut. ” Antriannya banyak sekali,” pungkasnya.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.
Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:31 WIB

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Berita Terbaru

Kondisi TPA Milangasri Magetan

Politik & Pemerintahan

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:31 WIB

Komisioner KPAI RI, Dr. Diyah Puspitarini, M.Pd.

Pendidikan

KPAI Edukasi Maba UNESA Kampus 5 Magetan Bahaya Cyberbullying

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:16 WIB