Pemkab Fokus Jalan Daerah, Exit Tol Magetan Sebatas Mimpi.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Mimpi warga Kabupaten Magetan memiliki fasilitas exit tol seperti Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi tampaknya harus dikubur.

Pasalnya, ketika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terkesan aras – arasen, Pemerintah Provinsi ( Pemprov) Jawa Timur pun kurang greget dengan pembukaan pintu tol di Kabupaten Magetan.

” Semua ini sedang kita lihat karena kita juga sedang memerhatikan beberapa prioritas lain di Magetan, misalnya jalan kembar tadi, kemudian jalan arah sarangan. Ibu bupati juga fokus pada jalan kabupaten untuk dijaga,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, saat kunjungan ke Kabupaten Magetan, Senin (25/8).

Baca Juga :  Pacitan Tuan Rumah Workshop Pembuatan Malam Batik Dari Sawit,

Emil menerangkan, proyek Exit Tol merupakan bagian dari lingkup yang disepakati dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) adalah kesepakatan tertulis antara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk mengelola pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan jalan tol.

” Tentunya kami mendukung harapan dari ibu bupati, kita tentunya berharap juga bahwa akan ada solusi karena ini tentu akan membutuhkan analisis kelayakan finansial, karena biaya untuk membangun exit tol tadi harus bisa dikaitkan dengan potensi traffic tambahan yang akan muncul saat dibukanya gerbang tol tadi, ini menjadi lingkup dari badan usaha jalan tol, “ imbuhnya.

Baca Juga :  Harta Kekayaan 3 Cabup Magetan.

Wagub Jatim menilai, fokus Pemprov maupun Pemkab Magetan adalah jalan milik daerah. “ Memang kita fokus pada jalan publik, jalan provinsi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.
Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.
Dana Hibah Pokir DPRD Masih Terus Mengalir Ditengah Penyidikan Kejari Magetan.
Ratusan Kilometer Jalan Kabupaten Magetan Rusak.
Proyek TPA Botok Diprediksi 150 Miliar, Pemkab Magetan Tunggu Uluran Tangan Pusat.
Tagihan Pajak Bumi Bangunan Warga Magetan Baru Terealisasi 38%.
Ketua Dewan Minta Publik Awasi Bantuan Bupati Magetan Rp 3 Juta Tiap RT.
Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:53 WIB

Dana Hibah Pokir DPRD Masih Terus Mengalir Ditengah Penyidikan Kejari Magetan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:03 WIB

Ratusan Kilometer Jalan Kabupaten Magetan Rusak.

Senin, 6 Juli 2026 - 16:17 WIB

Proyek TPA Botok Diprediksi 150 Miliar, Pemkab Magetan Tunggu Uluran Tangan Pusat.

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:32 WIB

Tagihan Pajak Bumi Bangunan Warga Magetan Baru Terealisasi 38%.

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:48 WIB

Ketua Dewan Minta Publik Awasi Bantuan Bupati Magetan Rp 3 Juta Tiap RT.

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Berita Terbaru

Monumen Gubernur Soerjo di Walikukun, Widodaren, Ngawi.

NGAWI

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:03 WIB

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:00 WIB

Kepala Dinsos Magetan, Elmy Kurniarto Widodo.

Pendidikan

Sekolah Rakyat Magetan Bakal Dibangun Di Karangrejo.

Kamis, 23 Jul 2026 - 16:48 WIB

Lansia Penerima Program Bansos Bunda Kasih.

Politik & Pemerintahan

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Rabu, 22 Jul 2026 - 14:56 WIB