Agenda Konser Josjis Fest 2026 Di Stadion Batoro Katong Ponorogo Disoal Dewan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo.

Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo.

PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Rencana penggunaan Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo, sebagai lokasi konser Josjis Fest 2026 menuai kritik anggota DPRD Ponorogo.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Rianto, menyebut sebagian besar anggota dewan cenderung tidak menyetujui penggunaan stadion untuk konser. Persoalan kondisi rumput hingga aspek keselamatan penonton menjadi alasan utama yang disoroti.

“ Mayoritas teman-teman itu menolak untuk dilaksanakan konser di situ,” ujar Ribut, Senin (24/8).

Menurut Ribut, kondisi rumput Stadion Batoro Katong menjadi salah satu persoalan yang paling dikhawatirkan, sebab stadion satu – satunya di Ponorogo itu sebelumnya menjalani perawatan agar layak digunakan untuk kegiatan olahraga, khususnya pertandingan sepak bola.

Kekhawatiran DPRD tidak hanya terkait kemungkinan rumput rusak akibat aktivitas selama konser. Setelah acara selesai, masih ada potensi benda berbahaya seperti batu maupun pecahan kaca tertinggal di permukaan lapangan.

“Jangan sampai merawat rumput yang sudah lama, terus dipakai dalam semalam, rumputnya pada mati. Nah, itu kan merugikan kita semua,” kata Ribut.

Ribut menjelaskan, pihak penyelenggara atau Event Organizer (EO) sebelumnya telah menyatakan kesanggupan untuk bertanggung jawab apabila penggunaan stadion menyebabkan kerusakan.

Meski demikian, DPRD memilih menyerahkan keputusan akhir kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait dan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita.

“ Kalau memang siap, karena kami tugasnya cuma pengawasan, semua keputusan ada di dinas (Disbudparpora) dan Plt Bupati, monggo. Saya kembalikan ke situ. Sekarang panjenengan tanggung jawabnya kalau ada apa-apa,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Komisi D DPRD Ponorogo menggelar audiensi bersama sejumlah pihak, termasuk suporter, Askab PSSI, dan Disbudparpora.

Dari pembahasan itu, kata Ribut, mayoritas pihak internal DPRD masih menunjukkan kecenderungan menolak penggunaan stadion untuk kegiatan konser.

Baca Juga :  Kasatlantas Magetan Minta Sekolah Tidak Tergiur Sewa Armada Murah.

Disisi lain, persiapan Josjis Fest disebut telah berjalan, tiket sudah dipasarkan dan pelaksanaan acara tinggal menghitung hari. Pun,  kondisi tersebut membuat DPRD menyerahkan keputusan akhir kepada eksekutif.

Selain persoalan rumput, Dewan juga menyoroti faktor keamanan. Ribut mengingatkan potensi persoalan yang dapat muncul apabila terjadi kericuhan atau kondisi darurat ketika konser berlangsung.

Akses Keluar-Masuk stadion juga dinilai perlu menjadi perhatian. Dirinya menilai jumlah akses yang terbatas dapat menjadi persoalan apabila terjadi keadaan darurat dan ribuan penonton harus meninggalkan lokasi dalam waktu bersamaan.

“ Kalau konser di stadion itu ya kita berharapnya tidak ada apa-apa. Tapi kalau ada apa-apa, dengan pintu stadion cuma satu itu, bahaya,” katanya.

Karena itu, Ribut menegaskan tanggung jawab tidak cukup hanya dituangkan dalam komitmen penyelenggara sebelum konser.

Apabila setelah kegiatan ditemukan kerusakan fasilitas, DPRD akan meminta penjelasan serta pertanggungjawaban dari dinas yang memberikan izin pemanfaatan stadion. “Intinya dinas, kita manggilnya kan dinas,” ujarnya.

DPRD juga mempertanyakan sisi ekonomi dari pemanfaatan Stadion Batoro Katong. Salah satu yang menjadi sorotan adalah nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika dibandingkan dengan biaya yang telah dikeluarkan untuk merawat fasilitas Stadion Batoro Katong tersebut.

Untuk penggunaan stadion selama dua hari, PAD Ponorogo disebut hanya memperoleh sekitar Rp 15 juta dari biaya sewa.

Ribut mengatakan angka tersebut perlu dibandingkan dengan potensi biaya yang harus ditanggung apabila terjadi kerusakan fasilitas, khususnya lapangan.

Terlebih, berdasarkan hasil audiensi, angka PAD yang akan diperoleh dari pelaksanaan konser juga belum sepenuhnya dipastikan. “ PAD sama yang kita lakukan selama ini untuk perawatan stadion itu jomplang sebenarnya,” kata Ribut.

Baca Juga :  Pemkab Ponorogo Seleksi Calon Dewas Dan Direktur Perumda Sari Gunung.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ponorogo memang membuka peluang pemanfaatan Stadion Batoro Katong untuk kegiatan non olahraga, termasuk konser.

Kebijakan itu diberlakukan dengan sejumlah syarat, terutama kegiatan tidak menyebabkan kerusakan fasilitas dan memberikan dampak ekonomi bagi daerah.

Disbudparpora Ponorogo sebelumnya menyebut salah satu pertimbangan pemanfaatan stadion untuk kegiatan berskala besar adalah belum tersedianya lokasi konser yang representatif di Ponorogo.

Namun, Stadion Batoro Katong juga sempat ditutup sementara untuk menjalani perawatan rumput lapangan sepak bola.

Perawatan tersebut mencakup pemotongan, penyiraman, pemupukan, hingga penanaman ulang.

Pemkab Ponorogo menyebut langkah tersebut dilakukan untuk mempertahankan kualitas rumput agar memenuhi standar kelayakan pertandingan sepak bola.

Disbudparpora juga pernah menyampaikan bahwa rumput Stadion Batoro Katong menggunakan jenis Zoysia japonica, dengan nilai pengadaan sekitar Rp 678 juta. Karena itu, penggunaan stadion untuk kegiatan konser sebelumnya dibatasi untuk menjaga kondisi rumput.

Pada 2025, Pemkab Ponorogo juga melakukan sejumlah pekerjaan di kawasan stadion, mulai dari pengecatan tribun, pengurukan lintasan atletik, hingga perbaikan drainase lapangan sepak bola.

Sebagai informasi, rencananya Josjis Fest 2026 dijadwalkan berlangsung Minggu, 30 Agustus 2026, di Stadion Batoro Katong Ponorogo. Konser dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Harga tiket yang ditawarkan mulai sekitar Rp 129 ribu.

Sejumlah musisi dijadwalkan tampil dalam acara tersebut, di antaranya Denny Caknan, Vierratale, Aftershine, Della Monica, Kajawi, dan DJ Venth. Penyelenggara acara tercantum sebagai J Jitu Fast Entertain.

Pihak penyelenggara juga telah mencantumkan sejumlah aturan bagi penonton. Di antaranya larangan membawa senjata tajam, bahan peledak, benda berbahaya, serta larangan melakukan kerusuhan selama acara berlangsung.

Penulis : Rohman

Berita Terkait

Merdeka Run 2026 Ponorogo Dibanjiri Ribuan Peserta, Tahun Depan Ditargetkan 10.000 Runner.
Sejumlah Wilayah Ponorogo Kesulitan Air Bersih Masuki Puncak Kemarau, BPBD Himbau Hemat.
Update Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, 55 Orang Masuk Objek Penyidikan, 34 Dewan Kembalikan Uang
Reog Ponorogo Menari di Washington, Diaspora Bawa Identitas Lokal ke Panggung USA
Kejari Terbitkan Surat Sita, Anggota DPRD Ponorogo Kembalikan Uang Tunjangan Perumahan.
Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Kejaksaan Sita Uang Tunai Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi.
Ratusan Warga Ponorogo Datangi Tipikor Surabaya Mohon Sugiri Sancoko Dibebaskan.
Mayat Janda Ditemukan Bersimbah Darah Di Ponorogo

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Agenda Konser Josjis Fest 2026 Di Stadion Batoro Katong Ponorogo Disoal Dewan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Merdeka Run 2026 Ponorogo Dibanjiri Ribuan Peserta, Tahun Depan Ditargetkan 10.000 Runner.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Sejumlah Wilayah Ponorogo Kesulitan Air Bersih Masuki Puncak Kemarau, BPBD Himbau Hemat.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Update Kasus Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, 55 Orang Masuk Objek Penyidikan, 34 Dewan Kembalikan Uang

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Reog Ponorogo Menari di Washington, Diaspora Bawa Identitas Lokal ke Panggung USA

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Kejari Terbitkan Surat Sita, Anggota DPRD Ponorogo Kembalikan Uang Tunjangan Perumahan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo, Kejaksaan Sita Uang Tunai Rp1,2 Miliar dari Lima Fraksi.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Ratusan Warga Ponorogo Datangi Tipikor Surabaya Mohon Sugiri Sancoko Dibebaskan.

Berita Terbaru

Petugas Sedang Menangani Sampah.

Politik & Pemerintahan

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:02 WIB

BEN Carnival #5 Digelar Meriah Di Kota Blitar.

BLITAR RAYA

BEN Carnival #5 Digelar Meriah Di Kota Blitar.

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:25 WIB