BLITAR, JATIMNESIA.COM – Guna memperkuat toleransi, persaudaraan, dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Blitar, maka Bupati Blitar, Rijanto meresmikan Candi Puthuk Ayem di Vihara Buddha Sasana Jaya, Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Rabu (20/10).
Bupati Blitar, Rijanto menuturkan keberagaman agama, budaya, dan tradisi merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama.
Perbedaan bukan menjadi penghalang untuk membangun kehidupan harmonis, melainkan menjadi landasan untuk saling menghormati dan memperkuat persaudaraan.
Rijanto juga menyampaikan bahwa nilai-nilai ajaran Buddha, seperti cinta kasih, welas asih, kebijaksanaan, dan pengendalian diri, relevan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai ini dapat menjadi pedoman menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk perbedaan pandangan dan derasnya arus informasi,” kata Rijanto.
Menurut Rijanto, Candi Puthuk Ayem tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat karakter, menumbuhkan kedamaian batin, serta mendorong pengamalan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Candi Puthuk Ayem selain menjadi tempat ibadah, juga menjadi ruang untuk memperkuat karakter, menumbuhkan kedamaian batin, serta mendorong pengamalan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (adv).
Penulis : DYAN NATALIA









